Kondisi terparah terjadi di Padang Pariaman dan kawasan sekitar pantai, kemudian bangunan rubuh dan korban jiwa juga terjadi di kota Padang sekitarnya. Guncangan sekitar tiga menit itu juga menguras tangis dan duka keluarga korban bencana alam ini.
Begitupun warga minang perantauan tidak hanya diam, atas dasar rasa kesukuan dan kekeluargaan yang mendalam, Persatuan Keluarga Daerah Padang Pariaman (PKDP) kota Medan langsung bereaksi. Salah satu perkumpulan suku minang yang ada di Medan melakukan penggalangan dana sejak Rabu (30/9) hingga Sabtu (03/10) kemarin dan dana yang terkumpul akan langsung disumbangkan kepada korban musibah gempa di Padang Pariaman.
Keterangan itu diperoleh saat MedanPunya.com menemui para pengurus dan penasehat PKDP kota Medan Kamis (01/10)di Gedung Dakwah Ikatan Keluarga Gasan Saiyo (IKGS) Sumatera Utara di Jalan Laksana, Medan.
H. Bagindo Agusmar Pily selaku Ketua PKDP Medan mengatakan mulai melakukan penggalangan dana sejak Rabu (30/9) malam hingga hari Minggu nanti dan pada hari itu juga akan mengirim utusan tim dari PKDP guna membagi langsung dana tersebut. "Kita sejak kejadian gempa mengetahui kampung halaman kita di Pariaman rusak parah dan banyak korban. Atas rasa persaudaraan , kami warga minang perantauan merasa sangat prihatin terhadap musibah yang terjadi di kampung halaman kami di sana," kata Agusmar dengan raut sedih.
Didepan gedung IKGS didirikan juga posko penerimaan bantuan bagi warga masyarakat umum untuk menyumbang, bukan hanya etnis minang yang ada di Medan.
"Atas dasar rasa cinta kami kepada kampung halaman, walaupun kami di Medan tapi rasa persadaraan yang kuat sehingga PKDP merasa harus melakukan tindakan bantuan secepatnya. Sampai hari ini, puluhan juta sudah terkumpul untuk kita sumbangkan bagi korban di Padang Pariaman," tutur Bagindo Agusmar lagi.
Kamis (01/10) lalu, ketika ditemui di Gedung Dakwah IKGS, para Pengurus PKDP terlihat berkumpul selain menjaga posko juga rapat seputar teknis pengiriman bantuan. Dalam rapat itu terdapat H.Bagindo Agusmar Pily selaku Ketua PKDP, Nasirwan Koto selaku Bendahara, Roswirman Pily sebagai Sekretaris, Drs.H. Ridwan,S.Ag dan Azwar Manday selaku Wakil Ketua dan beberapa penasehat PKDP Kota Medan diantaranya; H.Zukirman Manday, H.Arkiman Sikumbang, H.Yusaldi, SH, H.Darwin Koto.
"Ujan ameh di nagari urang, ujan batu di nagari sandiri, lebih baik di kampung halaman kita sendiri walaupun tertimpa musibah seperti ini. Tapi kami selalu peduli walaupun kami di Medan saat ini," ungkap Agusmar.
Sementara itu, Nasirwan Koto, Bendahara PKDP Medan yang juga Anggota DPRD Medan yang baru saja dilantik mengatakan sudah 20 mobil pribadi yang berangkat ke Pariaman atas komando PKDP agar jalur yang dilewati tidak terjebak jalan rusak akibat gempa. "Sampai sekarang, 20 mobil sudah berangkat ke Pariaman melalui jalur yang kami komandoi, supaya tidak terjebak jalan rusak akibat gempa," kata Nasirwan.
"Mobil-mobil itu membawa sembilan bahan pokok lengkap, karena info yang didapat masih sulit mendapat sembako di sana. Sembako itu dimaksudkan untuk diberikan sebagai bahan makanan bagi keluarga yang tertimpa musibah di Pariaman," ujarnya lagi.
Nasirwan Koto mengimbau pemerintah pusat maupun daerah di sana agar sesegera mungkin menanggulangi kerusakan bangunan dan korban yang ada di Pariaman dan beberapa daerah di Sumatera Barat lainnya. Hingga saat ini tercata lebih 500 orang tewas dan ribuan orang terluka. Belum lagi kerugian rumah rusak akibat musibah itu.***Rep1
| Berikan Komentar |
|
PERHATIAN: Komentar tidak boleh berisi makian, sara, dan kata-kata vulgar! Terimakasih

