Minggu, 27 Mei 2018

Antisipasi Kerawanan Pilkada, TNI-Polri Gelar Simulasi Sispam

Rabu, 14 Februari 2018 15:12
Beri Rating Berita Ini
(0 votes)

Stabat(MedanPunya) Terjadi huru-hara dan amuk massa di Langkat. Begitulah situasi saat petugas mengelar Sistem Pengamanan (Sispam) Kota Pilkada Serentak 2018 di Alun-alun Tengku Amir Hamzah, Rabu (14/2).

Kapolres Langkat, AKBP Dede Rojudin berharap simulasi Sispam Kota tidak benar-benar terjadi di kota Langkat. Katanya, bila hal tersebut terjadi akan mengganggu keamanan kabupaten Langkat.

"Kita berharap apa yang kita simulasikan hari ini tidak terjadi," katanya,

Kapolres mengatakan, tujuan simulasi tersebut untuk mengantisipasi kerawanan yang mungkin terjadi pada pilkada mendatang, mulai dari pencoblosan, penghitungan hingga penerapan kepala daerah.

"Kita siap mengawal tahapan pilkada di Langkat dengan baik," katanya.

Dia mengatakan simulasi melibatkan 500 personel yang terdiri dari anggota kepolisian, Arhanud, Brimob, Raider dan Marinir.

Kerusuhan yang digambarkan pada sispam kota berawal dari ketidaksenangan masyarakat yang tidak bisa mencoblos di Tempat Pemungutan Suara.

Karena hingga pukul 13.00 WIB, mereka juga tidak diberikan kesempatan memilih membuat warga marah. Mereka merusam TPS dan hendak merebut kotak suara.

Petugas pun mengamankan kotak suara menggunakan sepeda motor. Namun, provokator berusaha merebut kotak suara dengan cara memaksa mereka menyerahkan kotak berisi suarat suara tersebut. Beruntung, kotak suara berhasil diamankan.

Namun, warga yang tidak senang menggeruduk kantor KPU dan membakar ban bekas sembari berorasi. Karena warga tidak mengindahkan instruksi petugas untuk membubarkan diri, petugas pun menurunkan pasukan shabara dan brimob serta mengerahkan water canon dan berhasil membubarkan warga.***trb/mpc/bs

Dibaca 109 Kali