Solusi dari limbah botol plastik ini, kini telah mngubah cara pandang Pak Regar, demikian panggilan akrabnya terhadap sampah-sampah botol plastik yang dulunya hanyalah dianggap rongsokan oleh beberapa orang yang tak memiliki jiwa kreatifitaas.
Limbah dari botol plastik yang sudah dianggap tak berguna lagi, kini Pak Regar (53)telah menjadi salah seorang pedagang bunga hiasan yang juga terbuat dari limbah plastik yang berupa botol minuman di kawasan Jalan Setia Budi, Medan. Yang biasanya dibuka menjelang sore hari tepat di rumah yang dihuninya tersebut.
Dia mengaku Lampu gantung klasik yang di ciptakannya ini, awalnya terinspirasi dari sebuah media, yang menayangkan acara alternatif pemanfaatan dari limbah botol plastik minuman bekas yang masih bisa diolah menjadi barang-barang berguna lainnya.
Dari hasil pengolahan limbah botol plastik ini, diubahnya menjadi sebuah hasil kreasi dengan imanjinasi yang tinggi, dan terbilang langka di kota medan sendiri khususnya. Lampu gantung klasik ini di ciptakannya sendiri hanya dengan menggunakan pearalatan yang gampang di dapat.
Bahan-bahan yang di gunakan pun sangat murah dan tejangkau harganya, Pk Regar ini hanya membutuhkan cat, lem dan sebuah alat pemotong, yang kemudian di ubahnya menjadi sebua lampu gantung klasik.
Harga yang di tawarkan oleh pak Regar ini tergolong murah. Untuk per unitnya dihargai dari kisaran harga Rp5.000 sampai dengan Rp50.000 tergantng dari tingkat kesulitan yang di buatnya.
Kini Pak Regar telah mengembangkan usahanya di kediamannya di jalan Setia Budi No.65 ditemani dengan istri dan anaknya, dia juga menerima dalam bentuk pesanan.
Kini lampu gantung klasik hasil karyanya ini telah berhasil dia order keluar kota, yakni Nangro Aceh Darusalam (NAD) dan kepulauan Riau. Jika anda adalah salah satu penggemar hiasan yang terbuat dari limbah daur ulang, baiknya anda datang langsung ke tempat ini, selain bisa memilih, kita juga bisa request atau menempah sesuai keinginan kita tanpa harus merogoh kocek yang banyak.***mpc-mdn1
| Berikan Komentar |
|
PERHATIAN: Komentar tidak boleh berisi makian, sara, dan kata-kata vulgar! Terimakasih

