Mon21052012

Last update04:17:15 AM GMT

Ketua DPR RI Bantu Korban Sinabung Rp250 Juta

Medan(MedanPunya.Com) Ketua DPR RI Marzuki Alie memberikan bantuan sebesar Rp250 juta untuk ribuan warga Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara yang mengungsi akibat meletusnya Gunung Sinabung.

Ketika meninjau Posko Induk Penanganan Pengungsi Gunung Sinabung di kantor Pemprov Sumut, sebelum berangkat menuju Tanah Karo bersama rombongan Komisi VIII DPR RI, di Medan, Jumat (3/9), Marzuki Alie mengatakan, bantuan itu bukan diberikan untuk kepentingan pemerintah setempat.

Namun dana sebesar Rp250 juta tersebut harus dapat dimanfaatkan untuk membantu ribuan pengungsi yang tersebar di sejumlah lokasi pengungsian.

Karena itu, kata Marzuki, pihaknya sangat mengharapkan seluruh unsur pemerintah di Pemprov Sumut dan Pemkab Tanah Karo dapat menggunakan dana yang berasal dari anggaran DPR RI tersebut, termasuk bantuan-bantaun lain sesuai dengan kepentingannya masing-masing.

"Salurkan semua bantuan dengan amanah," katanya. Mantan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat itu menilai, penanganan pengungsi akibat meletusnya Gunung Sinabung tersebut cukup baik.

Namun pihaknya tetap mengharapkan Pemprov Sumut dan Pemkab Tanah Karo lebih meningkatkan sosialisasi keberadaan Gunung Sinabung kepada masyarakat.

Marzuki Alie juga menyatakan bahwa selain memberikan bantuan, kedatangannya bersama Komisi VIII DPR RI itu juga ingin melihat secara langsung upaya yang dilakukan Pemkab Tanah Karo, sekaligus mencari masukan tentang pola penanganan bencana.

Ia juga menyatakan, masukan itu akan menjadi salah satu pertimbangan dalam menetapkan anggaran penanggulangan bencana di daerah.

Sementara itu, anggota Komisi VIII DPR RI Iskan Qolba Lubis mengatakan, pemerintah perlu membentuk kelompok masyarakat siaga agar mampu memberikan bantuan terhadap daerah yang rentan dengan bencana tersebut.

Salah satu cara yang dinilai efektif pembinaan terhadap organisasi kepemudaan agar dapat membantu pemerintah dalam memberikan penanganan bencana dengan baik.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Sumut Syamsul Arifin memaparkan kronologis meletusnya Gunung Sinabung, termasuk kondisi tidak aktif selama 400 tahun. Pihaknya telah memberlakukan status "awas" dan mengevakuasi masyarakat dalam level radius minimal enam kilometer dari Gunung Sinabung.

Gubernur juga menjelaskan bahwa Gunung Sinabung kembali meletus pada Jumat dinihari sekitar pukul 4.50 WIB yang disertai lemparan batu abu setinggi tiga kilometer dan menimbulkan getaran yang cukup kuat.

"Hingga Kamis (2/9) malam jumlah pengungsi mencapai 20.062 jiwa yang berada di 27 lokasi pengungsia," kata Gubernur didamping Ketua DPRD Sumut Saleh Bangun, Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno, Pangkosekhanudnas III Medan Marsman TNI Chairuddin Ray dan Sekdaprov Sumut RE Nainggolan.***mpc-medan/ann/Rep1

Berikan Komentar
Tambah
Komentar
Nama:
Email:
 
Title:
PERHATIAN: Komentar tidak boleh berisi makian, sara, dan kata-kata vulgar! Terimakasih

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."




Baca Juga: