"Konsumen sendiri diminta juga meningkatkan kehati-hatian dalam membeli produk agar tidak menimbulkan kerugian. YLKI Medan siap melindungi konsumen," kata Ketua YLKI Medan, Abubakar Siddik, di Medan.
Menurut dia, imbauan itu dinilai penting mengingat beberapa hari lagi sudah memasuki Ramadhan dimana sebagian besar warga juga sudah berbelanja untuk kebutuhan selama puasa dan bisnis parsel juga mulai menggeliat.
Jangan sampai nanti di bingkisan parsel ada disisipin produk kadaluarsa atau tidak memenuhi standar ksehatan, kata Abubakar.
Dia menyebutkan, dewasa ini, makanan/minuman produk China semakin banyak diperjualbelikan menyusul ACFTA tahun ini. "Produk itu harus diwaspadai jangan sampai makanan/minuman yang tidak memenuhi standar terbeli konsumen," katanya.
Pengamatan, sejumlah plaza di Medan terlihat dipenuhi dengan berbagai barang impor mulai dari roti kaleng, minuman kaleng, sirup, permen, dan buah-buahan.
"Menjelang puasa biasanya bisnis yang laku adalah parsel buah," kata petugas di Brastagi Fruit Center Medan yang enggan disebut identitasnya.***mpc-medan/Rep1
| Berikan Komentar |
|
PERHATIAN: Komentar tidak boleh berisi makian, sara, dan kata-kata vulgar! Terimakasih
!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|

