Mon21052012

Last update04:17:15 AM GMT

Yonif 125/SM Operasi Daerah Rawan di Maluku

Pangdam I/BB Mayjen TNI Leo Siegers sebagai Irup pada upacara penyambutan Satuan tugas Batalyon Infanteri 125/Simbisa
Medan(MedanPunya.Com) Pangdam I/BB Mayjen TNI Leo Siegers sebagai Irup pada upacara penyambutan Satuan tugas Batalyon Infanteri 125/Simbisa di Terminal Penumpang Pelabuhan Belawan saat kembali dari melaksanakan purna tugas operasi pengamanan daerah rawan Maluku.

Pada kesempatan ini Pangdam I/BB mengatakan, Upacara penyambutan ini memiliki makna yang sangat penting, karena merupakan bentuk penghormatan dan rasa bangga sekaligus sebagai wujud rasa syukur serta penghargaan Komando kepada para Prajurit yang selesai melaksanakan tugas secara optimal guna menjaga Integritas NKRI dari ancaman yang mengganggu keamanan masyarakat di wilayah Maluku.

Pangdam selaku pribadi dan Komando mengucapkan selamat datang kepada Satgas Yonif 125/ Simbisa, yang selama satu tahun telah melaksanakan tugas operasi pengamanan daerah rawan Maluku dengan penuh rasa tanggung jawab.

"Penugasan yang baru saja dilaksanakan merupakan kontribusi positip menunjukkan kondisi yang kondusif di wilayah Maluku sekaligus mengimplementasikan diri sebagai pejuang Prajurit dan Prajurit pejuang yang berjiwa Sapta Marga, Sumpah Prajurit serta pengamalan delapan wajib TNI yang mampu memberikan kontribusi dan karya nyata bagi kondusifitas Bangsa," ungkapnya.

Lebih lanjut Pangdam menyampaikan bahwa pelaksanaan tugas yang dilaksanakan di wilayah Maluku dengan berbagai bentuk tekanan yang ada merupakan dinamika operasi, Yonif 125/Simbisa telah mampu mengatasi
dinamika tersebut dan dapat melaksanakan tugas dengan baik.

"Hal ini telah dilaksanakan dengan benar sehingga Yonif 125/Simbisa mampu melaksanakan tugas, fungsi dan perannya secara Profesional dan Proforsional. Yonif 125/Simbisa dibawah pimpinan Komandan Batalyon Letkol Inf Totok sulistiono dan Wakil Komandan Batalyon Mayor Inf Yesi Kristian Mambo melaporkan hasil pelaksanaan operasi pam daerah rawan Maluku dengan keuntungan memperoleh 4 pucuk senjata standart, 122 pucuk senjata rakitan dan 62 buah bahan peledak serta 210 butir munisi. Dan kerugian Pesonil satu orang meninggal dunia An. Pratu Swito disebabkan karena sakit," tegasnya.

Hadir pada upacara tersebut Irdam I/BB Kolonel Inf M Syaril Arsyad, para Asisten Kasdam I/BB, Danbrig 7/RR, para Kabalakdam I/BB dan undangan lainya.***mpc-mdn7


Berikan Komentar
Tambah
Komentar
Nama:
Email:
 
Title:
PERHATIAN: Komentar tidak boleh berisi makian, sara, dan kata-kata vulgar! Terimakasih

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."




Baca Juga: