Selasa, 30 Mei 2017

Ternyata Pernag Ada 'Hacker Baik Hati' yang Beritahu Pengamanan Website Diskominfo Sumut Lemah

Rabu, 17 Mei 2017 16:54
Beri Rating Berita Ini
(0 votes)

Medan(MedanPunya) Situs website http://diskominfo.sumutprov.go.id milik Dinas Komunikasi dan Informatika Pemprov Sumut tengah diretas.

Hingga hari ini, Rabu (17/5), situs tersebut belum dapat dipulihkan.

Menurut Kepala Bidang Layanan E Government Dinas Komunikasi dan Informatika Pemprov Sumut Eli Suheariyah, situs tersebut sudah dua kali diretas sejak sepekan terakhir.

Peretasan awalnya terjadi pada Jumat (12/5) pekan lalu. Setelah berhasil dipulihkan, situs tersebut kembali diretas pada hari ini, Rabu (17/5).

Ternyata bukan kali ini situs Dinas Komunikasi dan Informatika Pemprov Sumut diretas.

Pengakuan Eli, situs yang sama bahkan pernah diretas pada beberapa tahun lalu.

Sekitar tahun 2014 lalu, Eli menyebut situs tersebut sudah pernah diretas oleh "Hacker Baik Hati".

Sebutan "Hacker Baik Hati" disematkan karena peretas tersebut meretas situs bukan untuk tujuan merusak atau memperoleh keuntungan materi.

"Kalau tidak salah tahun 2014 itu juga pernah diretas, tapi hacker-nya baik. Karena di situ malah kita dikasih tahu dia kalau situs ini tidak kuat pengamanannya. Setelah itu kita diberi tahu dia," kata Eli.

Meski sudah berulang kali memiliki pengalaman diretas, sistem keamanan situs website Dinas Komunikasi dan Informatika Pemprov Sumut dinilai belum sempurna.

Terbukti dengan dua kali peretasan yang dialami dinas tersebut sejak dalam terakhir ini.

Menurut Eli, pihaknya masih mengambil langkah awal setelah situs tersebut kembali diretas pada hari ini.

"Sekarang sudah saya suruh tim untuk menurunkan dan mematikan server dulu. Nanti sore baru kami akan rapat," katanya.

Eli belum dapat menyimpulkan asal peretasan ini. Pihaknya juga masih akan mendalami hacker yang meretas kali ini.

"Apakah hacker-nya sama dengan yang meretas Jumat kemarin, ini masih akan ditelusuri. Tapi kalau dari tampilannya dan kata-kata hack itu berbeda. Nanti kami akan rapat dulu," ujarnya.

Menurut Eli, pihaknya tidak kekurangan sumber daya manusia tim yang mumpuni menanggulangi peretasan ini. Namun, ia belum dapat memastikan kapan situs tersebut dapat dipulihkan.***trb/mpc/bs

Dibaca 68 Kali