Mon21052012

Last update04:17:15 AM GMT

Tanjungbalai Mulai Terjangkit Demam Berdarah

Tanjungbalai(MedanPunya.Com) Kota Tanjung Balai mulai mewabah demam berdarah. Seorang balita Imam ( 4,5) warga Kel. Pulosimardan, Kec. Datukbandar Timur, Kota Tanjungbalai, terpaksa menjalani perawatan intensif di RSUD Tanjungbalai akibat terserang demam berdarah.

Ahmad kini terbaring lemah di ruangan anak rumah sakit itu dibantu peralatan medis seperti infus serta obat-obatan dan harus menggunakan kelambu dengan harapan agar tidak menular kepada orang lain. Ayah korban Dani Rahmansyah mengatakan anaknya mengalami panas sejak Jumat lalu, namun karena menduga demam biasa, Dani hanya dibawa berobat ke salah seorang mantri (perawat) di dekat rumahnya.

Akibat kondisi panas yang tidak stabil, Dani selanjutnya membawa Imam berobat ke klinik dan dokter yang juga jarak yang tidak jauh dari tempatnya tinggal. Namun, sampai hari keempat panasnya tak kunjung menurun malah semakin parah, sehingga diputuskan untuk dibawa ke rumah sakit untuk mengetahui kepastian penyebab penyakitnya. Benar saja, setelah melihat hasil uji laboratorium, anak itu posotof DBD.

Menurut Dani, daerah tempat keluarganya tinggal banyak terdapat genangan air di parit, ditambah lagi setapak tanah yang masih dibiarkan pemilik kosong. Ditambahkannya, petugas pemberantasan DBD Dinas Kesehatan, Kota Tanjungbalai pernah melakukan pengasapan (Fogging) sekitar beberapa bulan lalu, namun sepertinya enggan masuk ke rumah. "Saya membuka pintu lebar-lebar agar petugas tidak kesulitan untuk fogging dalam rumah, namun ternyata mereka hanya lewat begitu saja," ujar Dani.

Direktur Direktur RSUD T Mansyur Tanjungbalai dr Hj Diah Retno W Kusuma didampingi Kabag Humas Pemko Tanjungbalai Darul Yana Siregar membenarkan. Dikatakan Diah, pasien kini dirawat di ruangan anak dengan pengawasan ekstra ketat dari paramedis.***mpc-tanjungbalai/Rep1



Berikan Komentar
Tambah
Komentar
Nama:
Email:
 
Title:
PERHATIAN: Komentar tidak boleh berisi makian, sara, dan kata-kata vulgar! Terimakasih

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."




Baca Juga: