Stabat(MedanPunya.Com) Lima sekolah berbasis lingkungan yaitu SD 050765 Gebang, SD 050728 Tanjungpura, SD 058111 Sawit Sebrang, SMP 1 Stabat dan SMP 1 Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara meraih penghargaan Adiwiyata.
"Ada lima sekolah pada 2011 ini yang meraih Adiwiyata dari Menteri Lingkungan Hidup," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Langkat Syam Sumano di Stabat, Rabu (18/1).
Penghargaan yang diterima sekolah berbasis lingkungan itu dinilai bukanlah akhir segalanya, akan didorong lagi sekolah lainnya untuk menerapkan sekolah berbasis lingkungan, katanya.
Ini merupakan langkah awal, untuk meraih berbagai prestasi lainnya, dan ini juga merupakan satu contoh, untuk sekolah dasar lainnya.
"Sekolah harus bisa memacu diri secara terus menerus untuk meningkatkan lingkungan bersih, nyaman, bagi dunia pendidikan kita," kata Syam Sumarno.
Dirinya berharap agar seluruh sekolah di Langkat ini menunjukkan prestasi terbaiknya.
Karena ini merupakan harapan Bupati Langkat Ngogesa Sitepu, untuk dapat mengharumkan nama Langkat dan Sumatera Utara, katanya.
Sementara itu Kepala Sekolah SD Negeri 058111 Kampung Satu, Kecamatan Sawit Sebrang, Mulianto menjelaskan bahwa sekolahnya sudah untuk kedua kalinya ini meraih Adiwiyata.
Sekarang ini di sekolah yang dikelolanya dikembangkan berbagai tanaman kebun mini, seperti bayam, kangkung, cabai merah, buncis, sawi, pepaya, terong, bunga bougenvil.
Ada juga tanaman lainnya seperti mahoni, jambu kelutuk, mangga, kelengkeng, belimbing, dan berbagai tanaman lainnya.
Sedangkan prestasi lainnya, kata Mulianto adalah sebagai juara satu SD UKS/5K, tingkat kabupaten Langkat, piala Adiwiyata 2010 dan piala Adiwiyata 2011.
"Prestasi yang diraih ini merupakan kerja keras, dari semua komponen di sekolah," kata Mulianto.
Mereka juga kini mengembangkan pupuk kompos untuk dipasarkan kepada masyarakat yang ada disekitar lingkungan sekolah Sementara itu Kepala Sekolah SD Negeri 050765 Gebang, Ramli SPd, sebagai salah satu sekolah dasar yang peduli dan berbudaya lingkungan juga meraih piala Adiwiyata, malah sudah sampai di tingkat nasional, katanya.
Dijelaskannya, bahwa sekolah SDN 50765 ini didirikan pada tahun 1970, dengan 24 tenaga pendidik, sudah cukup banyak menorehkan berbagai prestasi baik di tingkat kecamatan kabupaten, maupun provinsi.
Sementara selama tahun 2001 s/d 2011 ini, sekolah tersebut, meraih 30 kejuaraan dari berbagai event yang diikuti, termasuk penilaian sekolah berbasis lingkungan meraih piala Adiwiyata, kata Ramli.***mpc/ann/bs