Mon21052012

Last update04:17:15 AM GMT

Apindo Minta Pengusaha Tetap Optimistis Jalankan Bisnis

Medan(MedanPunya.Com) Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Sumatera Utara, Parlindungan Purba, meminta pengusaha tetap semangat dan optimisis bisa eksis menjalankan usahanya meski infrastruktur masih juga belum memadai dan ada krisis ekonomi.

"Belajar dari keadaan tahun lalu dan terbukti mampu tetap eksis, pengusaha harusnya bisa juga tetap kuat pada tahun ini meski dampak krisis di Amerika Serikat dan Eropa masih membayang-bayangi bisnis," katanya.

Hal tersebut dikatakannya mengenai adanya keluhan pengusaha tentang kesulitan mendapatkan gas dari PT.Perusahaan Gas Negara (PGN) dan pemberlakukan berbagai kebijakan yang berkaitan dengan ekspor-impor.

"Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) menyadari dan memahami kesulitan pengusaha di tengah masih berlangsungnya krisis ekonomi, tetapi memang harus dijalani.Apindo di pusat dan daerah juga terus membicarakan dan meminta pemerintah memberikan dukungan kepada pengusaha,"katanya.

Soal gas, kata dia, Apindo dan termasuk asosiasi pengusaha lainnya seperti Kadin masih terus meminta pemerintah mencarikan solusinya.

Termasuk soal infrastruktur jalan dari pabrik atau daerah sentra produksi serta sarana dan prasarana di Pelabuhan Belawan.

Apindo juga terus meminta pemerintah untuk tidak terlalu banyak membebani pengusaha dengan berbagai kebijakan khususnya menyangkut retribusi.

Dukungan pemerintah memang sangat dibutuhkan pengusaha, katanya.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Sumut, Jonner Napitupulu, mengatakan, pemerintah memang harus menciptakan suasana yang kondusif dan infrastruktur memadai untuk kebutuhan pengusaha dalam menjalankan bisnisnya.

"Terus terang, lokomotif pertumbuhan ekonomi masih tetap oleh swasta dan karena itu harusnya pemerintah memberikan dukungan penuh kepada pengusaha," katanya.

Kesulitan gas seperti yang terjadi dewasa ini harusnya sudah bisa diatasi, apalagi Pemerintah Provinsi Sumut berkeinginan bisa mecapai pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dari yang diperkirakan tujuh persen pada tahun ini.

engamat ekonomi Faisal Basri, ketika di Medan, menegaskan, krisis ekonomi yang sudah beberapa kali terjadi di satu sisi menimbulkan dampak positif yakni sebagai dinamisator bagi pertumbuhan ekonomi.

Dalam seminar "Economic Outlook 2012" yang digelar pada kegiatan Rapat Kadin Sumut, disebutkan Indonesia dengan kekuatan yang ada sudah terbukti kuat menghadapi krisis.

Meski pun diakui krisis itu berdampak pada penekanan harga berbagai komoditas ekspor.

"Melihat kondisi 2011 yang masih cukup bagus, ekonomi Indonesia di 2012 ini diprediksi masih tetap baik. Tetapi memang harus tetap hati-hati," katanya.***mpc/ann/bs

Berikan Komentar
Tambah
Komentar
Nama:
Email:
 
Title:
PERHATIAN: Komentar tidak boleh berisi makian, sara, dan kata-kata vulgar! Terimakasih

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."




Baca Juga: