Medan(MedanPunya.Com) Badan Urusan Logistik Sumatera Utara hingga kini belum bisa menyalurkan beras untuk warga miskin atau raskin ke daerah karena surat keputusan gubernur mengenai pagu untuk kabupaten/kota belum keluar.
Kepala Humas Bulog Sumut Rusli di Medan, Kamis (19/1), mengemukakan bahwa sudah banyak pemerintah kota/kabupaten yang minta raskin untuk warganya, tetapi Bulog belum bisa layani karena SK (surat keputusan) gubernur mengenai pagu kabupaten/kota belum turun.
"Jadi Bulog tinggal menunggu SK Gubernur saja. Penyaluran raskin tahun ini akan lebih lancar dibanding 2011 karena tidak ada tunggakan pemko/pemkab," katanya.
Stok beras Sumut sendiri masih cukup aman di kisaran 90 ribuan ton atau cukup memenuhi kebutuhan tujuh bulan alokasi.
Penyaluran raskin dengan cepat sangat membantu masyarakat termasuk bisa mendukung pemerintah dalam menekan inflasi.
Dengan adanya raskin di tangan warga, pembelian beras di pasar sedikit berkurang sehingga bisa menekan gejolak harga jual.
Dia menambahkan, hingga pekan ini, belum ada perubahan mengenai jumlah pagu dan penerima raskin itu.
"Masih seperti angka 2011 yang sebanyak 150.905 ton untuk 383.363 RTS (rumah tangga sasaran)," katanya.
Anggota DPD RI utusan Sumut, Parlindungan Purba, meminta Pemerintah Provinsi Sumut segera mengeluarkan pagu untuk raksin di kabupeten/kota.
"Kalau belum ada juga data baru, harusnya untuk sementara masih dilakukan penyaluran sesuai tahun 2011 seperti yang dilakukan pemerintah pusat untuk di semua provinsi," katanya.
Program pemerintah khususnya untuk membantu warga harusnya disegerakan karena hal itu membantu menjaga keamanan sosial, katanya.***mpc/ann/bs
| Berikan Komentar |
|

