Mon21052012

Last update04:17:15 AM GMT

Sumut Tekan Inflasi dari Harga Beras

Medan(MedanPunya.Com) Pemerintah Sumatera Utara optimistis bisa menekan inflasi yang tahun ini ditargetkan di kisaran 4,5-5 persen meski harga komoditas yang menjadi pemicu inflasi khususnya beras, cabai merah, bawang merah dan daging ayam ras tren menguat.

"Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID)) sudah menetapkan dan menjalankan lima langkah strategis pengendalian inflasi tahun ini. Harapannya, inflasi bisa ditekan di tengah prediksi terjadi lonjakan inflasi akibat berbagai faktor," kata Ketua Tim Ahli TPID Sumut, Nasser Atorf.

Tahun lalu, inflasi Sumut secara year on year (YoY) sangat bisa dikendalikan atau hanya 3,67 persen dari 2010 yang sebesar 8 persen.

Di Desember 2011, inflasi lumayan menguat atau 0,53 persen dan pada Januari 2012, inflasi diperkirakan naik .

TPID memperkirakan, beberapa komoditas khususnya beras, cabai merah, bawang merah, daging ayam ras dan termasuk tarif angkutan udara masih menjadi pemicu inflasi.

"Kelompok itu berpotensi mengalami inflasi selama triwulan I 2012 bahkan hingga akhir tahun," katanya.

Dia menjelaskan, lima langkah strategis itu adalah optimalisasi pemantauan harga barang khususnya penyumbang inflasi terbesar, pemanfaatan riset mengenai inflasi dan harga, peningkatan manajemen ekspektasi masyarakat dan komunikasi publik, pemantauan harga pangan dan menjaga kelancaran pasokan barang kebutuhan pokok serta percepatan pembangunan infrastruktur.

Kepala Bulog Sumut Nasrun Rahmani mengakui, dewasa ini, di Sumut sedang menghadapi masa paceklik dan mendorong harga gabah dan beras naik.

Tetapi, ujarnya, pada akhir Februari produksi naik sehingga diharapkan menekan harga jual.

Nasrun Rahmani mengakui sudah melakukan operasi pasar (OP) beras medium dan termasuk melakukan pelepasan beras premium yang berasal dari impor.

Penjualan beras premium dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga dan memenuhi beras di pasar sehingga bisa membantu menekan harga jual beras.***mpc/ann/bs

Berikan Komentar
Tambah
Komentar
Nama:
Email:
 
Title:
PERHATIAN: Komentar tidak boleh berisi makian, sara, dan kata-kata vulgar! Terimakasih

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."




Baca Juga: