Mon21052012

Last update04:17:15 AM GMT

Jadwal Impor Ikan Perlu Diatur

Medan(MedanPunya.Com) Asosiasi Pengusaha Perikanan Gabion Belawan Medan, mengemukakan bahwa pemerintah perlu mengatur jadwal impor ikan guna mengatasi persaingan harga dengan ikan hasil tangkapan nelayan di dalam negeri.

"Perlu diatur kapan jadwal ikan impor lebih tepat dipasarkan di dalam negeri," kata Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Perikanan Gabion Belawan (AP2GB) RB. Sihombing.

Menurut dia, impor ikan sebaiknya dilakukan saat volume pasokan ikan hasil tangkapan nelayan dalam negeri dipastikan tidak mampu memenuhi kebutuhan konsumen.

Penataan jadwal impor ikan oleh pemerintah perlu segera direalisasikan agar iklim persaingan harga ikan di dalam negeri relatif kondusif.

Selama ini, kata dia, kebijakan impor ikan di Indonesia masih mengatur jenis, volume, mutu dan keamanannya terhadap kesehatan konsumen.

Sedangkan mengenai jadwal ikan impor boleh dipasarkan di dalam negeri belum ada diatur secara tegas, sehingga rentan membuat ikan impor pada rentang waktu tertentu mendominasi pasar dalam negeri.

Dominasi pasar ikan impor tersebut cenderung membuat harga ikan segar hasil tangkapan nelayan lokal sulit bersaing, karena harga ikan impor relatif lebih rendah dibanding ikan hasil tangkapan nelayan asing itu.

Di Medan, misalnya, harga ikan impor jenis tongkol, kembung dan cincaro selama ini relatif lebih rendah sekitar Rp5.000 per kilo gram dibanding dengan ikan sejenis hasil tangkapan nelayan lokal.

Perbedaan harga tersebut cenderung merugikan nelayan lokal.

Sihombing mengakui bahwa impor ikan hingga kini masih dibutuhkan, karena pasokan ikan dari hasil tangkapan nelayan dalam negeri belum mampu secara menyeluruh memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Impor ikan masih perlu dilakukan, terutama saat hasil tangkapan nelayan di dalam negeri merosot," tambahnya.

Selain untuk memenuhi kebutuhan konsumen, kata dia, ikan impor juga masih dibutuhkan untuk bahan baku utama usaha pemindangan di dalam negeri, termasuk di Medan.

Data yang dihimpun dari Balai Karantina Ikan Kelas II Belawan Medan, menyebutkan bahwa total volume ikan impor yang masuk melalui Pelabuhan Belawan selama Juli hingga Desember 2011 sebanyak 4,557 ribu ton.

Ikan impor yang sebagian besar merupakan hasil tangkapan nelayan Malaysia, Vietnam, Thailand dan India tersebut diimpor oleh 13 perusahaan di Indonesia.***mpc/ann/bs

Berikan Komentar
Tambah
Komentar
Nama:
Email:
 
Title:
PERHATIAN: Komentar tidak boleh berisi makian, sara, dan kata-kata vulgar! Terimakasih

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."




Baca Juga: