Berdasarkan data yang diperoleh dari Posko Utama Penanggulangan Bencana Alam Letusan Gunung Sinabung di Kabanjahe, Selasa, tercatat sekitar 6.661 siswa dari SD hingga SMA terpaksa libur sekolah karena harus mengungsi bersama keluarga masing-masing.
Ke-6.661 siswa tersebut berasal dari sekolah yang termasuk dalam radius 6 kilometer dari Gunung Sinabung atau berada di sekitar kaki gunung tersebut.
Mereka masing-masing terdiri dari 3.590 siswa dari 22 SD dan 3.101 siswa dari sembilan SMP dan SMA.
"Kita belum tahu kapan kegiatan belajar mengajar kembali aktif. Kita masih menunggu perkembangan lebih lanjut situasi Gunung Sinabung," kata humas posko penanggulangan bencana Gunung Sinabung, Jhonson Tarigan.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Karo Seruan Sembiring menyatakan, aktivitas belajar bagi anak-anak yang berada di radius 6 kilometer dari Gunung Sinabung telah diliburkan.
"Sebab, seluruh warga di 12 desa itu telah diungsikan ke lokasi penampungan sementara. Kita sudah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendirikan sekolah-sekolah darurat di pengungsian," katanya.
Pihaknya berencana akan mendirikan sekolah darurat dengan harapan dapat mengisi waktu luang para anak-anak yang berada di lokasi pengungsian dengan tetap belajar.***mpc-medan/ann/Rep1
| Berikan Komentar |
|
PERHATIAN: Komentar tidak boleh berisi makian, sara, dan kata-kata vulgar! Terimakasih

