Hal tersebut dikatakan Deputy bidang penanganan darurat BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Sumut, Sutrisno kepedaMedanPunya.Com hari ini.
"Hingga hari ini Jumat (3/9) pasokan bantuan tersebut terus mengalir sehingga terjadi pembludakan terutama di kantor Pemkab Tanah Karo. Memang, kepedulian masyarakat sangat baik terhadap pengungsi di sini," ungkapnya.
Berdasarkan data yang dikumpulkan wartawan dari Kominfo fan PDE kabupaten Tanah Karo sumbangan dana dari donatur dalan bentuk uang tunai mencapi sebesar Rp1.779.600.000 miliar dana bantuan dalam bentuk uang tunai yang berasal dari BNPB, BNI cabang Kabajahe, APPI (Aliansi Pita Putih Indonesia) kabupaten tanah karo, Kapolda Sumut dan lembaga lainnya.
Sementara, untuk bantuan dalam bentuk barang yang diterima datanya dari Dinas Kominfo dan PDE Pemkab Karo untuk selimut sebanyak 8.500 lembar (Rp297.500.000), Tikar sebanyak 1000 lembar (Rp17 juta), Tenda Gulung sebanyak 500 lembar (Rp30 juta), Susu Kental Manis sebanyak 7500 kaleng (Rp39.375.000), Masker sebanyak 30.000 buah (Rp9 juta), Mie Instan sebanyak 3000 bungkus (Rp54 juta), Susu Promina sebanyak 2000 dos (Rp16 juta), Bubur Promina (Rp12 juta).
Pakaian dalam wanita sebanyak 2400 lembar (Rp12 juta), Pembalut wanita 2400 dos (Rp17.500.000), Obat-obatan 3000 paket (Rp36 juta), Migor 600 liter (Rp5,7 juta), Ikan Asin 120 kg (Rp960.000) dan Gula pasir sebanyak 850 kg (Rp6.375.000) denga total keseluruhan mencapai Rp553.410.000 juta tercatat Jumat (3/9) tadi pagi.
Demkian laporan langsung MedanPunya.Com di Posko Utama di kantor Pemkab Tanah Jumat (3/9) tadi pagi.***mpc-mdn1
| Berikan Komentar |
|
PERHATIAN: Komentar tidak boleh berisi makian, sara, dan kata-kata vulgar! Terimakasih




