"Sebelumnya dia memang sudah menderita hipertensi, tapi kondisi yang terjadi saat ini mungkin semakin mendorong itu (stroke)," kata dokter jaga di posko Gedung Nasional Kabanjahe, dr Rosi Pinem.
Ia menyebutkan, selama berada di penampungan warga asal Jalan Surbakti itu memang menunjukkan gejala tensi yang tinggi. Ginting juga terlihat trauma karena mengungsi menyusul letusan Gunung Sinabung.
"Selama berada di penampungan kita telah memberikan perawatan terbaik, di antaranya dengan memberikan obat penenang agar tensi tinggi pasien yang memicu stroke dapat menurun," ujarnya.
Dr Rosi mengaku, banyak pengungsi yang mengalami trauma dan menderita tekanan jiwa selama berada di penampungan, meski kebanyakan hanya mengalami trauma kecil.
"Tapi saya kurang tahu, apakah pasien itu (Muhammad Ginting) stroke karena trauma peristiwa gunung meletus atau memang karena hipertensi yang sudah diidapnya," katanya. Sebelumnya pihak keluarga sempat membujuk Muhammad Ginting untuk kembali ke rumah mereka guna menjalani rutinitas seperti biasa, tetapi ditolak karena trauma.***mpc-medan/ann/Rep1
| Berikan Komentar |
|
PERHATIAN: Komentar tidak boleh berisi makian, sara, dan kata-kata vulgar! Terimakasih




