Pakpak Bharat(MedanPunya.Com) Pasca gempa yang mengguncang sebagian wilayah Sumatera Utara, Selasa dinihari, menyebabkan aliran listrik di Kabupaten Pakpak Bharat padam.
"Akibat gempa, listrik di sebagian besar wilayah Pakpak Bharat hingga siang hari ini masih belum menyala," kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, Kastro Manik.
Dia membenarkan sejumlah teknisi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di daerah itu sedang memperbaiki perangkat dan jaringan listrik yang rusak akibat diguncang gempa.
Kerusakan perangkat dan jaringan listrik tersebut turut menghambat aktivitas sebagian masyarakat dan perkantoran di daerah itu.
"Berdasarkan informasi sementara dari pihak PLN, aliran listrik pascagempa di Pakpak Bharat sebelum petang hari ini sudah kembali normal," ujarnya.
Getaran gempa bukan hanya merusak perangkat dan jaringan listrik di Pakpak Bharat, tetapi juga menimbulkan kerusakan pada sebagian sisi bangunan perkantoran Pemkab setempat di Kecamatan Salak.
Selain itu, lanjut Kastro, guncangan gempa juga merusak sebagian bangunan masjid Raya dan gereja Kristen Protestan Pakpak Dairi di Kecamatan Salak yang juga merupakan Ibu kota Kabupaten Pakpak Bharat.
"Pemkab Pakpak Bharat kini sedang menginventarisir total kerusakan dan termasuk jumlah kerugian akibat gempa," ujarnya.
Gempa yang dirasakan terjadi di Pakpak Bharat berpusat di Kabupaten Singkil, Aceh dengan kekuatan 6,7 pada Skala Richter.
Musibah gempa tersebut tidak ada korban jiwa di Pakpak Bharat, kecuali hanya beberapa orang warga yang mengelami cedera ringan.
Pascagempa aktivitas transportasi dan perdagangan di kabupaten yang mekar tahun 2003 dari Kabupaten Dairi itu kembali berjalan relatif lancar.***mpc/ann/bs