Dairi(MedanPunya.Com) Akibat maraknya perambahan hutan yang dilakukan Toba Pulp Lestari (TPL) di Kabupaten Dairi yang merugikan warga setempat, warga dua desa yakni Desa Parbuluan I, dan Parbuluan II, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi berunjuk rasa ke Markas Polres Dairi, Selasa (26/1).
Mereka menuntut kejelasan hukum dan keadilan atas adanya perambahan hutan yang dilakukan Toba Pulp Lestari (TPL) melewati batas yang ditentukan, sehingga sampai ke hutan masyarakat dengan sebutan Tombak Raja.
Salah seorang juru bicara H Sinaga dalam orasinya mengatakan, akibat dari ulah TPL telah meresahkan warga Parbuluan, karena lahan pertanian mereka akan semakin berkurang dan dampaknya tidak sanggup lagi untuk
menyekolahkan anak-anak. Pendemo mengatakan, hal ini sudah tiga kali membuat pengaduan, menyerahkan 8 buah mesin pemotong kayu (chainsaw), hingga aksi ini berlangsung belum ada respon dari pihak Polisi.
"Orang lain yang dikategorikan orang kaya, pihak Polisi secepatnya menanggapi, ada apa ini, mau kemana lagi kami mengadu. Apakah kami tidak masyarakat Dairi," kata mereka sambil memampangkan beberapa poster yang bertuliskan "Turunkan Kapolres Dairi", "Kapolres Backing Illegal Logging", "Kapolres jangan berpihak kepada TPL dan Lindungi Hutan rakyat".
Mereka menambahkan, walaupun sudah tiga kali melakukan penangkapan chainsaw yang terjadi pada November sampai Desember 2009 yang lalu dan langsung diserahkan ke pihak kepolisian, mereka tetap melakukan aktivitas menebang kayu tanpa memperdulikan tindakan warga.
Respon dari pihak kepolisianpun tidak ada, melihat fenomena tersebut warga, menduga Polisi ada di belakang pekerja TPL. Anehnya, setiap Warga mendatangi pekerja TPL, kurang lebih 15 menit Polisi sudah tiba di lokasi. "Jika masyarakat melarang pekerja untuk menebang kayu Siangnya berhenti tapi malam hari beroperasi kembali dan sangat mengherankan ulah mereka tidak ada istilah tebang pilih," ujar Sinaga.
Kedatangan warga langsung disambut Kapolres Dairi melalui Kabag Bina Mitra Kompol R Purba, Kasat Samapta AKP B Siringo-ringo didampingi Kasat Lantas AKP Robihatun Angkat, Kapolsek serta sejumlah personil Polisi lainnya di aula Polres Dairi.***Kontri9
| Berikan Komentar |
|

