Usai shalat Jumat di Mesjid Agung Medan, Jumat (3/9), Gubernur Syamsul Arifin mengatakan, pihaknya menyadari bahwa persiapan itu perlu dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. "Jadi, sudah kita perintahkan jauh-jauh hari," katanya.
Apalagi, kata Gubernur, pihaknya telah memiliki pengalaman karena daerah tersebut pernah mengalami musibah atau hal-hal yang tidak diinginkan ketika merayakan hari besar nasional. Karena itu, pihaknya telah membuat perhitungan tersendiri sambil menyiapkan berbagai upaya antisipasi.
Keseriusan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan itu dapat dilihat dari dibentuknya tim gabungan pengendalian arus mudik yang terdiri dari Dinas Perhubungan, Dinas Bina Marga, Ditlantas Polda Sumut, Jasa Raharja, Balai Besar Jalan Nasional dan Biro Perekonomian Sumut.
Untuk memantapkan pelayanan arus mudik itu, dilakukan melalui Operasi Ketupat Toba yang dilakukan melalui koordinasi dengan pihak kepolisian. Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno mengatakan, tim gabungan itu telah dikoordinasikan agar mampu menjalankan tugas sesuai dengan fungsi masing-masing.
Memang, kata Kapolda, penanganan masalah yang muncul dalam perayaan Lebaran 2010 akan difokuskan sesuai fungsi instansinya seperti Dinas PU untuk menangani bencana longsor. "Kalau kemacetan dan keamanan, berarti tugas kepolisian," katanya.***mpc-medan/ann/Rep1
jam 23.04
| Berikan Komentar |
|
PERHATIAN: Komentar tidak boleh berisi makian, sara, dan kata-kata vulgar! Terimakasih




