Massa sangat antusias sekali untuk mengikuti jalannya kampanye ini. Massa juga tidak lupa untuk mengenakan kaos bergambar calon walikota Medan bernomor urut 10 ini. Apalagi kampanye ini didukung oleh cuaca yang tidak terlalu panas.
Kampanye Sofyan Tan-Nelly juga dihibur oleh pertunjukan drum band, parade pakaian adat dari berbagai etnis dan musik yang menghibur. Dari parade pakaian adat dari berbagai etnis ini, menyimbolkan jika pasangan sofyan Tan- Nelly adalah pasangan Nasionalis, yang tidak memandang seseorang itu hanya dari suku dan agama saja, tetapi semua keragaman ini dijadikan satu untuk kemajuan Kota medan yang lebih baik.
Untuk mengurangi kemacetan dan tetap menjaga keamanan selama kampanye pasangan ini, ratusan personil kepolisian dari Poltabes Medan dikerahkan untuk mengamankan jalannya kampanye Sofyan Tan-Nelly. Kepolisian juga dibantu oleh Satgas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Sofyan dalam kampanyenya mengatakan, kalau dia tidak akan pernah korupsi dan siap untuk menyediakan peti mati sendiri, jika dia korupsi. Sofyan juga menjanjikan akan mementingkan nasib warga kota Medan jika ia terpilih dengan menyediakan fasilitas KTP gratis, kesehatan gratis dan izin membuka usaha buat rakyat kecil akan lebih dipermudah.
Birokrasi di tubuh Pemko Medan akan terus diperbaiki , agar Pemko Medan benar-benar menjadi tubuh yang bersih dan bekerja maksimal untuk warga Kota medan, tambahnya.
Kampanye Sofyan Tan selesai, jalan-jalanpun macet, polisi dan Satgas PDIP tidak mampu untuk mencegah kemacetan ini, karena kendaraan yang melintas di daerah ini memang sangat padat, ditambah lagi dengan jam pulang karyawan dari kantor, membuat pengguna jalan harus bersabar untuk sampai ketujuan.***mpc-mdn3
| Berikan Komentar |
|
PERHATIAN: Komentar tidak boleh berisi makian, sara, dan kata-kata vulgar! Terimakasih

