Tue22052012

Last update05:44:30 AM GMT

BPPV Medan Teliti Perkembangan Ternak di Humbahas

Doloksanggul(MedanPunya.Com) Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner (BPPV) Regional I Medan, Sumatera Utara, meneliti perkembangan kesehatan ternak babi di kabupaten Humbang Hasundutan, dengan pengambilan sampel darah untuk proses identifikasi penyakit Hoq Cholera.

"Kegiatan itu dilakukan guna mengantisipasi penularan penyakit Hoq Cholera yang meyerang ternak babi di daerah Humbang Hasundutan (Humbahas)," ujar Ketua Tim BPPV Regional I Medan, drh. Marwan, di Doloksanggul.

Menurutnya, hal serupa akan dilaksanakan secara rutin setiap tahun di setiap kabupaten / kota di Sumatera Utara, sebagai langkah antisipasi mencegah berkembangnya penyakit ternak babi.

"Pengambilan sampel untuk mengidentifikasi penyakit Hoq Cholera (demam, bintik merah, gangguan saluran pernapasan) sebagai penyebab ternak babi tidak mau makan," kata Marwan.

Kadis Peternakan dan Perikanan Humbahas, Joses menyebutkan, kegiatan surveilance tersebut dilaksanakan setelah BPPV Medan berkoordinasi dengan pihaknya. "Kita hanya bertugas memfasilitasi antara peternak dengan pihak BPPV Medan untuk melakukan pengambilan sampel darah di kecamatan Lintong Ni Huta," katanya.

Jika ternak babi sudah terserang penyakit hoq cholera, lanjutnya, ternak tersebut hanya mampu bertahan hidup dalam masa seminggu. Tapi, bila segera diberikan antibiotik, vitamin dan air minum dalam jumlah yang relative banyak selama lima hari berturut-turut, kemungkinan ternak dimaksud bisa pulih kembali.

"Kami meminta agar para peternak babi melakukan vaksinasi gratis secara rutin, sejak ternak berumur enam minggu, kemudian diulangi setelah enam bulan kemudian," kata Joses.***mpc-dolok/ann/Rep1

Berikan Komentar
Tambah
Komentar
Nama:
Email:
 
Title:
PERHATIAN: Komentar tidak boleh berisi makian, sara, dan kata-kata vulgar! Terimakasih

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."




Baca Juga: