Tue22052012

Last update05:44:30 AM GMT

DPRD Kunjungi Daerah Terisolir di Tobasa

Tobasa(MedanPunya.Com) Rombongan DPRD Toba Samsoir mengunjungi daerah terpencil di Dusun Panamean, Kecamatan Uluan, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, yang hanya bisa dicapai menggunakan kapal melalui Danau Toba.

"Kunjungan bermaksud melihat secara langsung kondisi desa terpencil di kaki gunung pada pinggiran Danau Toba tersebut," kata Ketua DPRD Toba Samosir, Sahat Panjaitan, di Balige.

Ia mengatakan, sejak dua tahun sebagai ketua DPRD dirinya untuk pertama kali mengunjungi desa berpenduduk 40 kepala keluarga yang sebagian besar bermatapencaharian sebagai pengrajin tenun ulos Batak tersebut.

Kepala Dusun Panamean, Gultom, menyebutkan, warga pada masa lalu membudidayakan bawang merah. Namun, katanya, saat ini tanah tidak subur lagi sehingga mereka tidak membudidayakan bawang merah dan beralih menjadi nelayan keramba jaring apung.

"Desa ini butuh sentuhan dan perhatian pemerintah kabupaten, dengan penambahan tenaga guru sekolah dasar, pusat kesehatan desa, dan 'stegger' bagi kapal yang mau sandar, serta pembangunan akses jalan sebagai penghubung ke dusun berdekatan, untuk memudahkan anak sekolah," katanya.

Rombongan dewan juga mengunjungi Dusun Sirungkungon yang juga salah satu daerah terpencil, namun memiliki potensi ekonomi cukup besar. Di dusun itu terdapat 54 unit keramba "circle" milik PT Aquafarm, perusahaan pengekspor yang bergerak di bidang perikanan.

Kepala Desa Sirungkungon, Manurung, menyebutkan, kehadiran perusahaan tersebut sejak 2006 hingga saat ini telah membawa perubahan kehidupan masyarakat ke arah perbaikan perekonomian setempat. Hampir 90 persen warga setempat mendapatkan lapangan pekerjaan di perusahaan tersebut.

"Kami berharap Pemkab Toba Samosir mengusulkan pihak PLN untuk pemasangan lsitrik di Dusun Sangap Borta. Sebab, wilayah tersebut merupakan sentra bawang merah terbesar yang produksinya sebagai pemasok utama dalam memenuhi pasar di Samosir, untuk dikirim ke berbagai daerah lain,"
katanya.

Kepala Dinas Pertanian Pemkab Toba Samosir, Parlindungan Simanjuntak, yang ikut rombongan dewan itu menjanjikan pemberian bantuan bibit guna pengembangan kembali budi daya bawang merah yang potensial di dua daerah tersebut.

Tetapi, katanya, petani setempat harus membentuk kelompok tani untuk dibina terlebih dahulu.

Saat kunjungan tersebut, Ketua DPRD Toba Samosir, Sahat Panjaitan, antara lain didampingi Wakil Ketua DPRD, Rachmat Manulllang dan Ketua Badan Kehormatan DPRD, Monang Naipospos, serta sejumlah pejabat pemkab setempat lainnya.***mpc-Tobasa/ann/Rep1

Berikan Komentar
Tambah
Komentar
Nama:
Email:
 
Title:
PERHATIAN: Komentar tidak boleh berisi makian, sara, dan kata-kata vulgar! Terimakasih

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."




Baca Juga: