Palas
(MedanPunya.Com) Warga Kecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara berharap DPRD Sumut menyikapi aspirasi mereka yang meminta agar Dinas Bina Marga Sumatera Utara memperbaiki jalan provinsi yang menghubungkan ibukota Kabupaten Padang Lawas Utara dengan Ibu Kota Kecamatan Dolok yang kondisinya rusak parah.
Hal ini disampaikan perwakilan masyarakat di daerah itu dipimpin tokoh agama Dolok H Abdul Efendi Ritonga BA, didampingi tokoh adat Hemri Dongoran, tokoh masyarkat H Ahmad Harahap dan tokoh wanita Siti Mesra Ritonga serta 12 Kepala Desa di daerah itu antar lain, Kepala Desa Sipiongot Mhd. Sofyan Ritonga dan Kepala Desa Bukit Tinggi Ferdinan Napitupulu serta Kepala Desa Pijorkoling Parulian Rambe, kepada Pimpinan DPRD Sumatera Utara diwakili Chaidir Ritonga dan mewakili Komisi D Maratua Siregar.
"Kerusakan yang terjadi tepatnya di km 16,8 Desa Pagar Gunung Kecamatan Halongonan sampai km 40 Desa Pasar Sipiongot yang merupakan ibu kota Kecamatan Dolok," ujar Ahmad Harahap.
Dikatakan, akibat dari kerusakan ini bus dan truk serta kemderan lainnya sangat sulit melalui jalan sepanjang 23,32 km itu. Dulu jalan sepanjang itu, bisa ditempuh dengan hanya 2 jam perjalanan, namun kini bisa sampai 5 bahkan 6 jam.
" Ada kerusakan yang sangat parah, yang disebabkan kejadian tanggal 9 November 2009, di mana badan jalan di km 39 terputus tepatnya di depan kantor Camat Dolok Desa Pasar Sipiongot dan mengakibatkan abrasi sungai Asahan." ungkapnya.
Pihak Kecamatan , katanya sudah berupaya untuk mengatasi kondisi itu dengan memindahkan jalur jalan tapi abrasi tersebut berlangsung sampai saat ini.
"Kejadian ini sudah dilaporkan ke Dinas Bina Marga Padang Lawas Utara, namun sampai saat ini belum ada jawaban mereka, sehingga kami terpaksa mengadu ke DPRD Sumut," katanya.
Kerusakan jalan itu, berdampak kepada perekonomian masyarakat Kecamatan Dolok yang memanfatkan jalan tersebut, sebab keluar masuknya barang di daerah itu terlambat sehingga menimbulkan kerugian.
Waki Ketua DPRD Sumut Chaidir Ritonga mengatakan, pihaknya akan secepatnya meneruskan aspirasi ini dan akan memanggil Dinas Bina Marga Sumut terkait kondisi jalan yang rusak itu.***Konteri4