Medan(MedanPunya.Com) Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif mengatakan, sekitar 30 orang warga diperkirakan masih hilang dalam musibah longsor yang terjadi Kecamatan Majo Kampung Barije di Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara.
"Korban tewas tujuh orang, sedangkan 30 orang lagi masih dinyatakan hilang," katanya.
"Kita belum bisa memastikan apakah hilang karena tertimbun atau hilang karena pergi saat kejadian," katanya.
Ia mengatakan, selain warga yang meninggal dunia, musibah longsor itu juga menimbun sejumlah kendaraan milik masyarakat dan menyebabkan putusnya jembatan di kecamatan tersebut.
Pihaknya telah melaporkan musibah tersebut kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, termasuk jajaran Kementerian Sosial, Kementerian PU dan Kementerian Kesehatan mengenai upaya yang perlu ditempuh.
BNPB belum dapat menghitung kerugian materiil akibat musibah itu karena akan dihitung tim reaksi cepat yang diturunkan ke lokasi.
Menurut dia, pihaknya lebih memokuskan proses evakuasi dan penyelamatan terlebih dulu dengan menggunakan alat berat yang dipimpin pemkab setempat.
Namun pihaknya telah membawa sejumlah logistik yang dibutuhkan masyarakat seperti tenda, makanan siap saji, obat-obatan, termasuk kantung mayat.
Pihaknya juga sedang mengupayakan pembangunan jembatan darurat di sungai menuju lokasi bencana. "Upaya evakuasi terus dilakukan. Saat ini lagi diupayakan pembangunan jembatan darurat karena jembatan disana putus dan hanyut dibawa banjir," katanya.***mpc/ann/bs