Medan(MedanPunya.Com) Pengurus PSMS Medan secara resmi membubarkan tim PSMS Medan dan memulangkan pemain ke daerahnya masing-masing menyusul telah berakhirnya kompetisi Liga Ti-Phone musim 2010/2011.
Sekretaris PSMS Medan, Idris, di Medan mengatakan, pengurus secara resmi telah membubarkan tim mengingat putaran kompetisi Liga Ti-Phone musim 2010/2011 telah berakhir, demikian juga dengan kontrak para pemain.
"Terhitung mulai pukul 20.00 WIB , tim PSMS Medan dibubarkan. Mengenai hak-hak pemain, dan pelatih beserta asistennya juga sudah kita penuhi semuanya sesuai dengan kontraknya masing-masing saat mulai begulirnya musim kompetisi hingga berakhir," katanya.
Kedepan, sekitar pertengahan Agustus 2011, pengurus PSMS Medan akan kembali menggelar rapat untuk membentuk tim baru, baik melalui seleksi maupun memanggil kembali pemain lama yang dinilai cukup baik untuk kembali memperkuat tim PSMS yang baru.
Dia juga berharap masukan dari berbagai pihak mengenai pemain-pemain yang layak untuk memperkuat PSMS setelah sebelumnya melewati seleksi yang ditentukan kemudian. Ia berharap skuad yang memperkuat PSMS kedepan dapat lebih baik lagi hingga dapat membawa klub kebanggaan warga Kota Medan itu masuk ke Liga Super Indonesia (LSI).
Mengenai nasib pelatih Suharto dan asistennya Edi Syahputra apakah akan tetap melatih PSMS Medan, ia mengaku belum dapat menentukan apakah keduanya akan dipanggil kembali atau tidak atau pengurus memilih pelatih baru.
"Semuanya tergantung rapat pengurus nantinya pada pertengahan Agustus mendatang. Kalau pengurus menyatakan Suharto layak dipanggil kembali untuk menangani tim PSMS yang baru, maka dia akan kita panggil," katanya.
Dalam kesempatan itu, ia juga membeberkan selama menjalani putaran kompetisi Liga Ti-Phone musim 2010/2011 tersebut, PSMS Medan telah mengahabiskan dana sebesar Rp 11,3 miliar untuk biaya operasional.
Sebanyak Rp 7 miliar dari dana operasional tersebut diperoleh dari bantuan anggaran APBD Kota Medan dan sisanya dicari pengurus serta manajemen dari berbagai pihak, baik sponsor maupun pihak-pihak lainnya yang bersimpati terhadap PSMS Medan.
"Kita menyadari selama musim kompetisi banyak kekurangan yang dialami. Kedepan kita berharap dapat lebih baik lagi terutama dalam hal pendanaan terutama yang diperoleh dari sponsor dalam hal ini tentunya Ketua Umum Rahudman Harahap dapat mencarikan solusi terbaik," katanya.***mpc-mdn/ann/Rep1