Limapuluh(MedanPunya.Com) Kondisi pantai sejarah yang penuh misteri perjuangan masa tempodoeloe (penjajah Jepang/Belanda) kondisinya kini kian memprihatinkan. Pantai sejarah Desa Perupuk Kecamatan Lima Puluh ini salah satu dari sekian obyek wisata bahari di Batubara yang dapat dihandalkan karena mempunyai panorama alam laut yang indah. Disamping poisisnya berhadapan langsung dengan laut Selat Malaka.
"Lihat tu pasir kwarsa yang terkenal putih gemilaunya menutupi hamparan pantai menjadi arena bermain, kini telah terkikis dibawa erosi laut sehingga tinggal lumpur. Akibat ekses dari kerusakan hutan mangrove meskipun upaya penanaman bakau diberdayakan namun belum tentu bisa mengembalikan keasrian alam," tukas seorang tokoh pemuda di Batubara Ramadhan, Minggu (9/1).
Pedagang disekitar pantai mengaku obyek wisata bahari yang sudah terkenal namanya ini, kini jumlah pengunjung yang datang sudah berkurang karena mereka beralih mengunjungi wisata bahari seperti Pantai Perjuangan/Jono dan Bunga Laut maupun Wisata Alam Datuk di Kecamatan Medang Deras, Talawi dan Seisuka.
Terlihat kondisi alam pantai Sejarah dari kejauhan terlihat lumpur dan dihiasi pondok-pondok disediakan untuk pengunjung oleh pemilik warung setempat, Minggu (9/1).***mpc-limapuluh/Rep1