Tue22052012

Last update05:44:30 AM GMT

Ide Kreatif Nan Unik, Burger Raksasa

Medan, (MedanPunya.com) Melintasi Jln Pancing simpang Kampus Unimed, sekilas biasa saja. Tetapi bila diperhatikan ada sebuah café mungil di sudut perempatan jalan tersebut. Di tempat itu, nongkrong anak sekolah dan mahasiswa. Ada yang istimewa dari tempat itu, café ini menyuguhkan khusus burger berukuran jumbo. Burger Raksasa namanya, bagi yang penasaran silahkan datang. Burger Raksasa, baru saja dibuka oleh pria muda yang kreatif. Hendra, sang pemilik jajanan ini terinspirasi oleh kreatifnya para mahasiswa di Bandung. Sebab, pada 1996 dia kuliah di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung.

Hendra baru kembali ke Medan pada 2007 lalu. Dia pun ingin burgernya berbeda dengan yang lain. Idenya jatuh pada burger berukuran jumbo ini. “Kalau ingin produk kita diminati, kita harus membuat hal yang berbeda dari biasanya. Maka itu saya terinspirasi untuk membuat burgen denga ukuran besar,” kata Hendra kepada MedanPunya.com saat mampir ke cafenya tadi siang. Burger Raksasa ini dia buka mulai pukul 09.00 pagi hingga 23.00 malam setiap harinya.

Hendra baru membuka usahanya ini pada awal maret lalu dan hingga kini sudah memiliki sembilan orang karyawan. Harga yang ditawarkan pun cukup murah dan terjangkau bagi pelajar dan mahasiswa. Burger biasa dia jual dengan Rp5.000, burger anak raksasa Rp8.000 dan burger raksasa seharg Rp11.000. Tak hanya itu, Hendra juga menyuguhkan burger isi buah, aneka jus dan soft drink. “Saya memang terinspirasi dari anak-anak Bandung, tapi saya tidak meniru. Di sana bisnis burger jauh lebih maju, bahkan disana ada yang sudah memiliki gerobak burger hingga ribuan,” kata Hendra lagi.

Menurut salah seorang pengunjung yang kebetulan siswa SMA Al-Ulum Jln Tuasan yang memang sangat dekat dengan lokasi jajanan ini, Dwi Febrina Sari, burger raksasa buatan Hendra memang lebih gurih dari burger lain. “Saya paling suka burger anak raksasa dan pisang bakar coklat,” kata Dwi. “Rasanya lebih gurih, hampir setiap pulang sekolah kami makan burger di sini. Harganya juga gak terlalu mahal kok,” ujar Dwi lagi.

Menurut Hendra, paling banyak diminati memang burger anak raksasa, karena tidak terlalu besar. Sedangkan yang raksasa dipastikan tidak akan habis jika dimakan sendiri dan biasanya dimakan berdua. Dia berharap ada jalinan kerja sama bagi yang bersedia mendukung usahanya untuk membuka cabang baru di kawasan ring road. Karena menurutnya, kawasan seperti itu lebih bebas dan leluasa dilalui kendaraan. Pria muda anak kedua dari empat bersaudara ini mengaku, setiap bulannya usaha Burger Raksasa yang dikelolanya beromset 20 juta lebih. by : M Agus Utama

Berikan Komentar
Tambah
Komentar
Nama:
Email:
 
Title:
PERHATIAN: Komentar tidak boleh berisi makian, sara, dan kata-kata vulgar! Terimakasih

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."




Baca Juga: