SUDAH menjadi sunnah Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah, setiap tahun mendidik santri dan gurunya untuk semangat berkurban melalui pengumpulan dana untuk pembelian hewan kurban. Pada tahun ini, pesantren kembali melaksanakan pemotongan hewan kurban yang dilaksanakan pada hari Rabu, 17 November 2011.
Ketua Panitia Ustdaz Amman Lingga, SHI didampingi Ustadz Zulkarnain Perangin-angin, SS dan Ustadz Husaini Sekedang, SE mengatakan, pengumpulan dana kurban dikelola langsung oleh ketua dan wali kelas, sedang untuk guru oleh direktur pesantren.
“Kegiatan ini dilakukan dengan kerelaan, tidak ada pemaksaan dengan menyumbang dalam jumlah tertentu. Hasil dari pengumpulan dana ini dibelikan hewan kurban, yang nantinya akan dibagikan ke masyarakat yang berhak menerimanya baik yang ada di sekitar pesantren maupun ke beberapa daerah di luar Kota Medan antara lain Tanah Karo dan Dairi.
Panitia berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp70.000.000 dan dana itu dapat membeli sebanyak 7 ekor lembu dan 15 ekor kambing. Selain itu, BMT Raudhah juga berpartisipasi pada kurban kali ini dengan menyerahkan 5 ekor kambing.
Penuhi Undangan Kerajaan Arab Saudi
Sementara itu, Direktur pesantren Ar Raudhatul Hasanah Drs. Rasyidin Bina, MA berangkat ke Tanah Suci memenuhi undangan Kerajaan Arab Saudi sebagai utusan Sumatera Utara bersama salah seorang dosen IAIN Sumatera Utara.
Kesempatan berhaji itu diberikan kepada pimpinan lembaga pendidikan yang berperan penting di tengah-tengah masyarakat. “Ini merupakan kali kedua Ar-Raudhatul Hasanah mendapatkan undangan ke Tanah Suci untuk berhaji oleh Kerajaan Arab Saudi melalui Atase Agama Arab Saudi di Jakarta setelah sebelumnya pada tahun 2002 juga mendapatkan kesempatan yang sama,” kata Rasyidin Bina.
Semoga pada tahun-tahun berikutnya Ar-Raudhatul Hasanah kembali berkesempatan mengutus pendidiknya untuk melaksanakan ibadah Haji memenuhi panggilan Ilahi melalui undangan Kerajaan Arab Saudi dan kembali ke Tanah Air dengan meraih haji mabrur, demikian Rasyidin.***mpc-Rep1
| Berikan Komentar |
|

