Tue22052012

Last update05:44:30 AM GMT

HUT Ponpes Ar-Raudhatul Hasanah Dalam Momentum Hijriah

1 MUHARRAM 1432 Hijriah memiliki kesan tersendiri bagi pesantren Ar-Raudhatul Hasanah. Tepatnya Selasa (7/12), Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah genap berusia 28 tahun dalam membina umat berbudi mulia dan masih terus eksis sebagai lembaga pendidikan wakaf Islam di tengah era globalisasi yang semakin berhembus kencang.

Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah didirikan tahun 1982 dan resmi diwakafkan dalam akte Notaris M. Djaidir, SH No. 29 tahun 1986 di Medan dan mulai dibuka program Kulliyatul Mu'alimin Al-Islamiyah (pendidikan formal pesantren) sejak tahun 1986.

Bermula dari kesepakatan sejumlah tokoh yang pada perkembangannya disebut sebagai perintis berdirinya pesantren ini, dibentuklah Badan Wakaf Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah, 18 Oktober 1982 bertepatan dengan 1 Muharram 1403 H.

Adapun jumlah santri yang sedang melanjutkan studinya di Ar-Raudhatul Hasanah saat ini berjumlah 2.283 orang yang terdiri dari tingkatan tsanawiyah dan aliyah dan berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara dan Indonesia serta 4 orang santri dari negeri jiran Thailand, dengan tenaga pendidik yang membimbing santri sebanyak 151 dan telah menamatkan lebih dari 3.000 alumni yang berkiprah di tengah-tengah masyarakat.

Peringatan 1 Muharram dan HUT Ar-Raudhatul Hasanah setiap tahunnya diperingati dengan berbagai kegiatan dan rangkaian acara yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Sehari sebelumnya, Senin (6/12), H. Abdul Muthalib Sembiring, SH selaku Pimpinan Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah secara resmi membuka acara tersebut di Gedung Serbaguna Raudhah bertemakan, “Dengan Peringatan 1 Muharram 1432 H dan HUT Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah XVIII Kita Ciptakan Raudhah Bersih dan Sehat”.

Acara pembukaan ini kemudian dilanjutkan dengan dialog interaktif yang diisi beberapa pembicara antara lain; Ustadz H. Qosim Nurseha, Lc yang membahas masalah Hijrah, dr. H. M. Nurdin Ginting (anggota Majelis Pimpinan Pesantren) berbicara seputar kesehatan dan Drs. H. Rasyidin Bina, MA (Direktur Pesantren), berbicara seputar kebersihan. Di sela-sela dialog interaktif turut ditampilkan beberapa hiburan diantaranya penampilan oleh grup acapella Al-Maidany dan Raudhah Band.

Selanjutnya, peringatan 1 Muharram kemudian dilanjutkan dengan perlombaan gerak jalan antar kelas pada Selasa (7/12) mulai pagi hari. Perlombaan gerak jalan ini dibuka dengan pelepasan barisan Marching Band Santriwati “Buana Nada Raudhah”.

Pimpinan Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah, dr. H. M. Nurdin Ginting dalam sambutan pelepasan santri menyampaikan, Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah di tahun 1432 H harus lebih baik dari tahun sebelumnya. “Setiap elemen dalam pesantren harus lebih bekerja keras dalam menggapai kesuksesan dan kemajuan dalam segala lini,” katanya.

Di samping perlombaan gerak jalan, panitia juga mengadakan perlombaan di cabang olahraga seperti futsal, takraw, bola basket three on three, tenis meja, badminton, voli, dan catur. Selain itu, cabang kesenian juga turut mengisi perlombaan seperti mendisain logo, poster, dan hasta karya.

Menurut Ustadz Amman Lingga, SHI selaku Panitia Pelaksana, semua rentetan acara peringatan 1 Muharram ini diadakan untuk memperingati dan memeriahkan suasana tahun baru Hijriyah serta menjadikannya tonggak menuju kepada perubahan yang lebih baik.

Acara ditutup Direktur pesantren Ar-Raudhatul Hasanah, Drs. H. Rasyidin Bina, MA di Gedung Serbaguna Pesantren yang diisi dengan pembagian hadiah bagi para pemenang perlombaan.

Dalam amanatnya, Rasyidin mengingatkan seluruh santri untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian semester ganjil yang akan dimulai pada tanggal 25 Desember mendatang. “Ada 3 tips penting dalam menghadapi ujian antara lain; memperbaiki niat dalam menuntut ilmu, memohon doa kedua orang tua, serta selalu berusaha dan bekerja keras dan tak lupa berdoa," cetusnya.

Penutupan dimeriahkan Raudhah Band yang dimotori Azhrul dan Imam (vocal), Dayat dan Iqbal (gitar), Nazlan (bass), Arwandi (keyboard), dan Ramadhan (drum) ini berhasil mendapatkan sambutan meriah dari para ustadz/ah serta santri dan santriwati yang hadir pada malam tersebut dengan tembang-tembang religius andalan mereka.***mpc-Ar-Raudhah/Rep1
Berikan Komentar
Tambah
Komentar
Nama:
Email:
 
Title:
PERHATIAN: Komentar tidak boleh berisi makian, sara, dan kata-kata vulgar! Terimakasih

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."




Baca Juga: