Tue22052012

Last update05:44:30 AM GMT

Bupati Karo Terpilih Dilantik Minggu Kedua Februari

Medan - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara memperkirakan pelantikan pasangan bupati dan wakil bupati terpilih, Kena Ukur Surbakti dan Terkelin Brahmana akan dilaksanakan pada minggu kedua Februari 2011.

"Mungkin minggu kedua Februari," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanah Karo Benyamin Pinem yang dihubungi wartawan. Hal itu disampaikan Benyamin Pinem setelah adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap gugatan hasil pilkada putaran kedua Tanah Karo.

Sesuai penjadwalan, kata dia, seharusnya pelantikan pasangan terpilih dalam pilkada Tanah Karo dilakukan pada 27 Januari 2011. Namun jadwal yang termasuk tahapan yang ditetapkan KPU itu tidak mungkin dipenuhi karena adanya proses gugatan yang diajukan pihak tertentu ke MK.

Karena itu, untuk merealisasikan pelantikan tersebut, pihaknya telah menyerahkan seluruh berkas hasil penghitungan suara yang telah diplenokan itu ke DPRD dan Pemkab Tanah Karo. Berkas itu juga ditembuskan ke Pemprov dan KPU Sumut di Medan serta Kementerian Dalam Negeri di Jakarta. "Tergantung mereka kapan pelantikannya," kata Benyamin.

Namun, menurut dia, berdasarkan pengalaman dari KPU di daerah lain, diperkirakan realisasi pelantikan tersebut membutuhkan waktu sekitar tiga minggu untuk memproses berkas-berkas yang dibutuhkan. "Jadi, dengan pertimbangan itu, pelantikannya diperkirakan minggu kedua Februari," kata Benyamin.

Sebelumnya, melalui sidang pleno pada 23 Desember 2010, KPU menetapkan kemenangan pasangan Kena Ukur Surbakti dan Terkelin Brahmana dalam proses pilkada Tanah Karo putaran kedua.

Dalam putaran kedua yang diselenggarakan pada 21 Desember 2010 itu, pasangan Kena Ukur Surbakti dan Terkelin Brahmana meraih 85.343 suara atau 61,42 persen. Pasangan tersebut mengalahkan pasangan Siti Aminah Perangin-angin dan Salmon Sumihar Sagala yang meraih 53.598 suara atau 38,58 persen.

Dua pasangan calon bupati dan dan calon wakil bupati itu mengikuti putaran kedua setelah meraih suara terbanyak dalam putaran pertama yang dilaksanakan pada 27 Oktober 2010. Dalam putaran pertama yang diikuti 10 pasangan calon itu, Siti Aminah Perangin-angin dan Salmon Sumihar Sagala (nomor urut 1) meraih 30.804 suara (19,49 persen).

Kemudian, pasangan Riemenda Ginting dan Aksi Bangun (nomor urut 2) yang meraih 20.071 suara (12,70 persen), Sumbul Sembiring dan Paham Ginting (nomor urut 3) dengan 18.439 suara (11,67 persen) serta pasangan Roberto Sinuhaji dan Firman Amin Kaban (nomor urut 4) dengan 7.023 suara (4,44 persen).

Setelah itu, pasangan Abed Nego Sembiring dan Sanusi Surbakti (nomor urut 5) yang meraih 12.024 suara (7,61 persen), Nabari Ginting dan Paulus Sitepu (nomor urut 6) dengan 14.889 suara (9,42 persen) serta Petrus Sitepu dan Koornalius Tarigan (nomor urut 7) dengan 15.389 suara (9,74 persen).

Selanjutnya, pasangan HM Ramli Purba dan Roni Barus (nomor urut 8) meraih 6.965 suara (4,41 persen), Kena Ukur Surbakti dan Terkelin Brahmana (nomor urut 9) dengan 25.310 suara atau 16,01 persen, serta Andy Natanael Manik dan Fakhry Samadin Tarigan (nomor urut 10) mendapatkan 7.133 suara (4,51 persen).***mpc-karo/ann/Rep1



Berikan Komentar
Tambah
Komentar
Nama:
Email:
 
Title:
PERHATIAN: Komentar tidak boleh berisi makian, sara, dan kata-kata vulgar! Terimakasih

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."




Baca Juga: