Tue22052012

Last update05:44:30 AM GMT

Trend Kasur Berbahan Kapuk Kian Menurun

Medan(MedanPunya.Com) Trend penjualan kasur berbahan baku kapuk di Medan kian menurun, penurunan ini berimbas langsung terhadap pendapatan pengrajin maupun pelaku usaha jual beli kasur kapuk. Berdasarkan pengakuan sejumlah pelaku usaha yang ditemui mengatakan, menurunnya penjualan kasur kapuk dikarenakan konsumen lebih memilih kasur berbahan busa, selain lebih murah, kasur berbahan busa juga praktis.

"Penurunan ini sudah berlangsung dalam kurun waktu 10 tahun, penyebab turunnya peminat kasu kapuk ini karena adanya peralihan dari kasur kapuk ke kasur busa. Biasanya kita mampu menjual sebanyak 24 bal untuk setiap bulannya kini hanya 12 bal saja, itupun terkantung dengan kondisi pasar," ungkap Aril, pemilik toko tilam Tampil di pasar Sukaramai.

Selain model dan inovasi, tren yang lagi berkembang membuat kasur kapuk kian ditinggalkan konsumen. "Kalau dari segi model dan inovasi kasur kapuk memang jauh ketinggalan dengan kasur busa yang kian beragam model dan jenisnya. Pendapatan kami juga kian tahun terus menurun, jika keadaan ini berlangsung lama kemungkinan kami bisa gulung tikar," ujarnya.

Perbandingan harga antara kasur kapuk dengan busa cukup signifikan, untuk sepasang kasur kapuk dibanderol Rp 350 ribu hingga Rp 900 ribu sedangkan kasur busa hanya Rp 400 ribu.

"Perbandingan harga memang cukup jauh antara kasur kapuk dengan busa, masyarakat pastinya akan memilih kasur dengan harga murah. Jadi untuk mensiasatinya sekarang ini kita perlahan mulai beralih ke kasur busa," pungkasnya.***mpc-mdn8

Berikan Komentar
Tambah
Komentar
Nama:
Email:
 
Title:
PERHATIAN: Komentar tidak boleh berisi makian, sara, dan kata-kata vulgar! Terimakasih

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."




Baca Juga: