Tue22052012

Last update05:44:30 AM GMT

Pemkab Sergai Dukung Pemulihan Ekosistem Pesisir

Sei Rampah(MedanPunya.Com) Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara menyatakan siap mendukung program aksi pemulihan ekosistem pesisir berbasis masyarakat atau swadaya masyarakat.

"Kami senantiasa mendukung dan bahkan siap memfasilitasi program pemulihan ekosistem di kawasan pesisir Serdang Bedagai," kata Wakil Bupati Serdang Bedagai Soekirman.

Untuk lebih mengefektifkan kinerja program pemulihan ekosistem pesisir, pihaknya berjanji akan mengusulkan program pelestarian lingkungan tersebut sebagai salah agenda pembahasan dalam musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Serdang Bedagai 2012.

Melalui mekanisme tersebut, lanjut dia, pelaksanaan program pemulihan ekosistem pesisir dapat dikoordinasikan dengan instansi pemerintah terkait dan hasilnya dinilai akan lebih maksimal.

Dia mengakui bahwa masalah penanganan ekosistem pesisir Serdang Bedagai, termasuk reboisasi mangrove atau bakau mendesak direalisasikan.

Dari 70 kilometer panjang garis pantai Serdang Bedagai, total areal tanaman mangrove yang masih tersisa kini diperkirakan hanya tinggal sekitar 10 kilometer.

Padahal keberadaan hutan mangrove berfungsi sebagai tempat pemijahan ikan, pelindung daratan dari abrasi akibat pasang-surut ombak dan badai.

Hutan mangrove juga merupakan area habitat satwa liar dan persinggahan burung yang bermigrasi.

"Mengingat pentingnya keberadaan hutan mangrove bagi kelestarian lingkungan pantai, saya berharap masyarakat pesisir dapat turut serta menjaga dan memelihara kelestarian hutan mangrove," ujar Soekirman.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada kelompok masyarakat yang secara sukarela telah menerapkan program pemulihan ekosistem mangrove.

Program tersebut telah direalisasikan beberapa kelompok tani, di antaranya kelompok masyarakat tani Kuala Bakau Lestari dari Desa Pematang Kuala dan kelompok Jagad Hijau II dari Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Tanjung Beringin.

Aksi pemulihan ekosistem pesisir itu meliputi, antara lain pengadaan bibit, penyediaan lahan pembibitan, pengumpulan bibit tanaman, penyemaian bibit, pemeliharaan bibit, penanaman dan pemeliharaan tanaman di bekas lahan hutan mangrove.***mpc/ann/bs

Berikan Komentar
Tambah
Komentar
Nama:
Email:
 
Title:
PERHATIAN: Komentar tidak boleh berisi makian, sara, dan kata-kata vulgar! Terimakasih

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."




Baca Juga: