cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Lubuk Pakam(MedanPunya.Com) Petugas keamanan (Avsec) di Kuala Namu Internatonal Airport (KNIA) semakin memperketat penjagaan. Hal tersebut dilakukan karena bobolnya  sepasang suami istri penumpang pesawat Lion Air yang membawa 1,3 kg sabu-sabu via KNIA di Bandara Soekarno-Hatta kemarin.

Peningkatan pengawasan itu pada penumpang yang masuk maupun berangkat di  KNIA. Hal itu dilakukan karena petugas tidak mau kecolongan lagi. Terlihat ada penambahan personil keamanan yang biasanya dua petugas kini tampak 4 petugas.

Para petugas itu terlihat berada pada pintu pemeriksaan barang-barang di masing -masing pintu keberangkatan dan kedatangan penumpang pesawat. Begitu juga pintu masuk ke terminal bandara.

Kepala Keamanan Bandara KNIA, Kuswadi membenarkan adanya peningkatan keamanan dan menekankan pada seluruh personil agar lebih sigap dan teliti memperhatikan setiap gerak-gerik penumpang.

“Terutama melalui monitor X-Ray harus lebih jeli melihat barang-barang yang mencurigakan dibawa penumpang,” katanya, Senin (1/12).

Sementara itu anggota DPRD Deliserdang, Benhur Silitonga berpendapat agar sebaiknya dibangunnya Polres Khusus di Bandara KNIA untuk membantu memaksimalkan pengawasan keamanan di bandara bertaraf internasional tersebut.

“Agar lebih efektif lagi mengingat sudah tentu Bandara KNIA adalah pintu masuk peredaran narkoba internasional dan kejahatan lainnya,” kata politisi Golkar ini.***wsp/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1130 kali