cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...
cache/resized/2b2c034cf620b2a0f357c14287c0a073.jpg
Washington(MedanPunya) Otoritas Amerika Serikat (AS) resmi mendakwa Presiden Venezuela, Nicolas ...
cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...

Stabat(MedanPunya.Com) Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mengembangkan pengolahan hasil perikanan untuk meningkatkan pendapatan para nelayan di tujuh kecamatan kawasan pesisir pantai timur daerah itu.

“Kita kini mengembangkan pengolahan hasil perikanan di tujuh kecamatan di pesisir pantai timur daerah ini,” kata Kepala Bidang Bina Usaha dan Perikanan Budi Daya Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Langkat Jantje R. Turangan di Stabat, Rabu (3/12).

Pengolahan hasil perikanan itu, seperti ikan asin cincang rebung, daging, dan capit kepiting beku, serta abon lele. “Ketiga komoditi ini semuanya sekarang sudah dipasarkan di berbagai daerah di Sumatera Utara, termasuk juga Jakarta dan berbagai kota besar lainnya,” katanya.

Ia mengatakan produksi ikan asin cincang rebung yang dihasilkan para nelayan di perairan pesisir timur Langkat saat ini mencapai 18 ton per tahun. Pihaknya akan meningkatkan terus produksi tersebut pada masa mendatang.

“Berbagai pelatihan dan bantuan peralatan, kita akan programkan untuk disalurkan kepada para keluarga nelayan agar nantinya mereka bisa meningkatkan produksinya,” katanya.

Ia mengatakan produksi daging dan capit kepiting ditargetkan setiap tahun mencapai 15 ton, sedangkan abon lele ditargetkan enam ton per tahun.

Janjte mengatakan daerah pontensi pengolahan hasil perikanan itu, Kecamatan Secanggang, Tanjungpura, Gebang, Sei Lepan, Babalan, Brandan Barat, dan Pangkalan Susu.

“Potensi yang ada ini, kini juga ditawarkan kepada para investor lokal maupun juga nasional untuk menggarapnya, termasuk juga penampungan pengolahan hasil perikanan,” katanya.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Seksi Bina Usaha Dinas Perikanan dan Keluatan Kabupaten Langkat Agung Sugiarta mengatakan produksi pembesaran ikan konsumsi sekarang ini, seperti nila mencapai 58,04 ton per tahun dan bandeng lima ton.

Selain itu, kerapu 22 ton per tahun, kepiting soka 581,70 ton, udang windu 845,30 ton, udang vaname 492,738 ton, ikan mas 17 ton, lele 215 ton dan kakap 163 ton.***wsp/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1126 kali