cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Seirampah(MedanPunya.Com) Satu hari pasca dilantik menjadi anggota DPRD Sumut, Hartoyo masih berada ditahanan Polres Serdang Bedagai. Politisi Partai Demokrat ini digabungkan dengan tersangka lain di ruang tahanan umum.

Kanit Tipiter Satreskrim Polres Serdang Bedagai, Aiptu Adi Santika mengatakan kalau masa tahanan Hartoyo akan berakhir pada 20 September.

"Belum P21 memang. Cuma bentar lagi lah itu. Batas waktu penahanan di Kepolisian kan ada. Sudah diperpanjang 40 hari lagi kemarin itu. Dah mau tahap 2 lah itu, paling kamis ini nanti, " ujar Adi, Selsasa (16/9).

Hartoyo sendiri mulai mendekam ditahanan sejak 23 Juli 2014. Ia dikenakan pasal 372 dan 378 KUHP. Ia dilaporkan atas kasus penipuan dan penggelapan satu unit mobil Toyota Innova BK 1285 OD milik korban dr. Hj. Laila Sari Dewi Perangin-Angin, warga Lingkungan Juani, Kel.Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan.

Kasus penipuan dan pengelapan itu dilaporkan korban ke Mapolres Sergai dengan nomor laporan polisi LP/506/VIII/2012/SU/RES SERGAI tertanggal 8 Agustus 2012.

Adi Santika membantah kalau polisi bekerja dengan kepentingan politik. Menurutnya Hartoyo terpaksa ditahan lantaran mereka sudah menemukan barang bukti mobil dan saksi yang tepat.

"Bukan karena dia sukses di Pileg Sumut makanya sekarang dia ditahan. Gak ada hubungannya. Kita gak ada kepentingan. Kemarin kita kendalanya itu karena mobilnya belum ditemukan. Tapi sekarang kan mobil korban sudah kita dapatkan dikawasan Medan. Kita juga kemarin harus dapatkan izin dari Gubernur karena diakan anggota dewan (DPRD Sergai) juga," kata Adi Santika.***trb/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1174 kali