cache/resized/ebd1204bf289bfc3ecb923dc34edb77d.jpg
Kuala Lumpur(MedanPunya) Saat Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengumumkan daftar ...
cache/resized/4b58a38fdcca9a594c83be1e8a19081b.jpg
Riyadh(MedanPunya) Sebuah laporan merebak bahwa penasihat Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran ...
cache/resized/e76a786f47a2f13b6459e30c03d9ce01.jpg
Jakarta(MedanPunya) Institute for Criminal and Justice Reform ( ICJR) mempertanyakan pemenuhan ...

Medan(MedanPunya) Rosalia Cici Maretini Boru Siahaan (21) warga Desa Bangun Sari, Dusun XIV Salam Tani, Kecamatan Tanjung Morawa ditemukan tewas bersimbah darah.

Lia ditemukan di kamar mandi Gereja Sidang Rohul Kudus Indonesia (GSRI) Jalan Kebun Sayur, Gang Pendidikan, Dusun XII Desa Limau Manis Kecamatan Tanjung Morawa, Kamis (31/5/2018) sekitar pukul 10.30 WIB.

Kini 12 hari sudah berlalu, sejak pembunuhan keji yang diduga dilakukan oleh oknum Pendeta, bernama Henderson Sembiring yang tidak lain merupakan ayah angkat korban.

Sementara itu, ibu kandung Rosalia, Renta Daulina Nasution mengatakan bahwa semalam Senin (11/6) sekitar pukul 08.00 WIB, ia baru saja menelepon pihak penyidik bernama Edi Winata alias EW, tapi katanya hasil autopsi belum keluar.

"Baru semalam aku telepon penyidik, tapi belum keluar hasilnya," kata Renta, Selasa (12/6).

"Penyidik itu bilang kalau nanti hasil autopsi sudah keluar, langsung diteleponnya aku nanti," tambahnya.

Renta menuturkan penyidik itu tidak bisa memastikan kapan hasil autopsi akan keluar. Karena hasil autopsi datanya berasal dari RS Bhayangkara, marena mereka yang mengerjakan. Jadi menurutnya tunggu saja kepastiannya.

"Memang menurut abangku yang di Polda, data hasil autopsi itu paling cepat 2 minggu baru keluar," tutup Renta.***trb/mpc/bs




  • 0 komentar
  • Baca 947 kali