cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Lubuk Pakam(MedanPunya.Com) Pesawat Garuda 263 tujuan Medan-Sibolga gagal berangkat setelah terjadi asap tebal, Kamis (18/9). Hal itu dibenarkan oleh Manager Service Bandara Kualanamu, Djamal Amri.

"Seharusnya Garuda berangkat pukul 7.35 WIB tapi di informasikan pukul 11.20 WIB penerbangan batal karena cuaca kabut," ujar Djamal Amri.

Ia menuturkan kalau jarak pandang di bandara Kualanamu semakin membaik pada siang hari yakni sudah 2500 meter. Pada pagi hari jarak pandang hanya mencapai 700 meter.

"Jumlah penumpangnya saya kurang tahu. Tanya orang Garuda ya. Tapi yang jelas penumpang diberangkatkan besok harilah itu," katanya.

Selain itu ia menambahkan kalau penerbangan ke Pekan Baru seperti Lion Air juga masih tertunda. Sementara itu Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Kualanamu, Mega Sirait mengungkapkan kalau jarak pandang di bandara Kualanamu sekitar 1000 meter saat pukul 11.30 WIB.

"Waktu pukul 7.00 WIB jarak pandang 1000 meter juga. Pukul 9.30 WIB sempat membaik jadi 3000 meter tapi siang kembali lagi 1000 meter. Kalau tidak ada hujan kabutnya akan bertahan," kata Mega.***trb/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1214 kali