cache/resized/e7c744cd89e31cec761eab760e829fec.jpg
Medan(MedanPunya) Gubernur Edy Rahmayadi menegaskan keharusan Apatur Sipil Negara (ASN) Sumatera ...
cache/resized/6039b8c3883e38106b1a3814f7533f80.jpg
Jakarta(MedanPunya)  KPK mengamankan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dalam operasi tangkap tangan ...
cache/resized/f86de64f77ac713dca1ea98db290abda.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ikut buka suara terkait banyaknya ...

Sibolga(MedanPunya) Sejumlah masyarakat korban terdampak bom di Kota Sibolga melakukan aksi unjuk rasa di kantor Wali Kota. Mereka menuntut bantuan yang belum disalurkan oleh Pemko Sibolga.

Aksi ini berlangsung pada Selasa (18/6). Warga membawa kertas dengan berbagai tulisan, di antaranya 'Nasib Kami Korban Bom Terombang Ambing'.

Menurut warga, ada 5 jenis bantuan yang dijanjikan. Namun hingga saat ini baru satu bantuan yang tersalur kepada warga korban bom.

Adapun bantuan yang sudah disalurkan melalui Dinas Sosial berupa alat perlengkapan sekolah dan lansia. Sementara 4 jenis bantuan lain yang belum disalurkan berupa bantuan perbaikan rumah dari Gubernur Sumut yang dijanjikan senilai Rp.3 juta bagi setiap Kepala Keluarga (KK). Bantuan ini seharusnya disalurkan melalui BPBD Sibolga.

Ada pula bantuan mobiler (sejenis perlengkapan rumah) melalui BPBD Sibolga, bantuan jaminan hidup senilai Rp 10 ribu per hari selama 30 hari setiap jiwa yang disalurkan melalui Dinas Sosial, hingga bantuan renovasi rumah yang dijanjikan dari Dinas PU Kota Sibolga.

Warga mengungkapkan, sudah berulang kali mempertanyakan kapan bantuan tersebut disalukan. Bahkan warga sudah mengadu ke DPRD Sibolga hingga dilakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan dinas terkait. Namun hingga kini bantuan tersebut tak kunjung diterima.

Asisten II Pemko Sibolga Hendra Darmalius mengatakan bantuan yang dijanjikan gubernur hingga kini belum juga turun dari provinsi.

"Kami akan mendesak ke provinsi untuk segera memproses dan mencairkan bantuan yang sudah dijanjikan oleh Gubernur untuk korban bom di Kota Sibolga," kata Hendra.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 134 kali