cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...
cache/resized/e8817f3e820125f5141ada3a1cb021dd.jpg
Teheran(MedanPunya) Seorang anggota parlemen Iran menawarkan uang sebesar US$ 3 juta (Rp 40,3 ...
cache/resized/b08c12473eaedd350872fbba9d495169.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan ada cucu usaha dari PT Garuda Indonesia ...

Madina(MedanPunya) Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di jalan lintas Sumatera, Km 76-77, Kelurahan Simpang Gambir, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Selasa (25/6) sekitar pukul 05.30 WIB.

Satu unit mobil mini bus yang berisi sembilan orang terjun ke Sungai Batang Natal.

Sebanyak enam korban sudah ditemukan dengan satu diantaranya dinyatakan meninggal dunia. Adapun dua orang korban meninggal yang hilang masih dalam pencarian. Sopir yang mengendarai mobil mini bus melarikan diri.

Kepala BPBD Mandailing Natal M Yasir mengatakan, pihaknya masih mencari dua korban hilang.

BPBD meminta bantuan dari Basarnas Sibolga. Enam orang penyelam telah masuk ke sungai untuk mencari korban dibantu sepuluh orang petugas dari BPBD dari Madina dan bantuan dari Polair Madina.

"Mereka sekarang sudah di lokasi dan sedang melakukan pencarian dua korban hilang itu," kata Yasir, Rabu (26/6).

Yasir menjelaskan bahwa kendala yang dihadapi BPBD pada hari pertama pencarian dua korban hilang, karena kondisi air pada waktu itu sangat keruh dan BPBD Madina belum mempunyai alam penyelam. Sementara kedalaman sungai Batang Natal mencapai 10 meter lebih.

"Yang jelas, hari ini pencarian korban kita efektifkan sampai pukul 17.00 WIB. Apabila kedua korban hilang belum juga diketemukan," ujarnya.

"Harapannya, mudah-mudahan kerjasama yang baik antara BPBD Madina bersama unsur-unsur terkait dan Basarnas, korban pada hari ini dapat ditemukan," tutup Yasir.***trb/mpc/bs



  • 0 komentar
  • Baca 272 kali