cache/resized/f695b99f0277758dfe81e7b4284ae74e.jpg
Naples(MedanPunya) Dries Mertens tak menahan diri ketika ditanya soal keputusan Maurizio Sarri ...
cache/resized/f95acf087ea3c8aaa4510ffa1381d291.jpg
Pyongyang(MedanPunya) Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un dikabarkan meminta uang kepada ...
cache/resized/a169e5794c5351a617f5fa2480cc01f3.jpg
Beijing(MedanPunya) Citra satelit terbaru menunjukkan aktivitas China yang tengah membuat kapal ...

Kisaran(MedanPunya) Tiga orang pekerja tertimpa material bangunan diduga batu granit berukuran raksasa dari dalam sebuah truk kontainer.

Peristiwa itu terjadi di sebuah klenteng di Jalan Panglima Polem, Kisaran, Kabupaten Asahan pada Kamis (11/7) sekitar pukul 22.00 WIB malam.

Seorang saksi mata, Arif menyebutkan peristiwa nahas itu bermula ketika para pekerja hendak memindahkan diduga batu granit berukuran raksasa dari atas truk dengan bantuan crane menuju ke areal tempat ibadah yang tengah dalam tahap pembangunan tersebut.

"Kan awalnya mau dipindahkan tujuh lapis tumpukan keramik yang sudah terikat tali dari kontainer. Begitu ditarik pakai crane, justru keramik yang belum terikat tiba-tiba miring dan langsung jatuh menimpa tiga pekerja," kata Arif.

Mengetahui rekan-rekannya tertimpa material bangunan tersebut, lantas membuat pekerja lainnya langsung memberikan pertolongan.

Para pekerja yang terluka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

"Satu, Mitun parah lukanya, tangannya patah. Kepalanya juga kena. Kenal dia karena kami satu tempat kerjaan.
Dua lagi nggak parah," ungkapnya.

Masih kata Arif, para pekerja yang hendak memindahkan batu granit berukuran raksasa itu, diketahui tengah bekerja lembur di lokasi pembangunan tempat ibadah tersebut.

"Dari tengah hari (siang) tadi udah kerja. Ini lembur pindahi keramik," sebutnya

Saat ini, aktifitas pekerjaan di rumah ibadah tersebut langsung terhenti. Tidak ada satu pun pihak bertanggungjawab maupun warga sekitar yang mau memberikan keterangan terkait kronologis kejadian.***trb/mpc/bs



  • 0 komentar
  • Baca 39 kali