cache/resized/e7c744cd89e31cec761eab760e829fec.jpg
Medan(MedanPunya) Gubernur Edy Rahmayadi menegaskan keharusan Apatur Sipil Negara (ASN) Sumatera ...
cache/resized/6039b8c3883e38106b1a3814f7533f80.jpg
Jakarta(MedanPunya)  KPK mengamankan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dalam operasi tangkap tangan ...
cache/resized/f86de64f77ac713dca1ea98db290abda.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ikut buka suara terkait banyaknya ...

Binjai(MedanPunya) Nasib malang dialami seorang pria, Hamdika Cahyo alias Tepong (35) jelang meregang nafas terakhirnya.

Tepong tertabrak dan dilindas kereta api angkutan Diesel jurusan Medan-Binjai, di lintasan Kereta Api Km 19 Kelurahan Sumber Mulyo Rejo Kecamatan Binjai Timur, Senin (15/7).

Kasubbag Humas Polres Binjai Iptu Siswanto Ginting, mengatakan, ada saksi lain, Erwin (30) warga Kompleks Perumahan Buapage Km 19 Kelurahan Sumber Mulyo Rejo Kecamatan Binjai Timur menjelaskan bahwa sebelum korban tertabrak kereta api, saksi bersama korban duduk-duduk di atas rel perlintasan kereta api.

"Tidak berapa lama kemudian saksi meninggalkan korban sendirian di perlintasan kereta api, kemudian terdengar dari warga bahwa korban telah tertabrak kereta api, meninggal di TKP, dengan kondisi kepala bagian depan pecah, kedua kaki patah nyaris putus," ujar Iptu Siswanto Ginting.

Polsek Binjai Timur begitu menerima informasi langsung turun ke TKP, bersama Unit Laka Lantas melakukan cek TKP dan mengumpulkan sejumlah saksi dan barang bukti.

"Polsek amankan BB berupa sepasang sendal kulit warna hitam, topi warna merah milik korban serta membawa korban ke RS Djoelham dengan didampingi pihak keluarga korban untuk dilakukan visum," katanya.***trb/mpc/bs





  • 0 komentar
  • Baca 89 kali