cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Lubuk Pakam(MedanPunya.Com) Kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan di kawasan Riau sampai saat ini masih menyelimuti Kota Medan . Di Bandara Kualanamu juga terlihat kabut asap sangat tebal  dengan jarak pandang maksimal 800 meter. Akibatnya aktivitas beberapa penerbangan ikut terganggu.

Bahkan landasan pacu di bandara juga tertutup oleh asap cukup tebal yang mengganggu jarak pandang dua pesawat yakni Garuda Airline dengan nomor penerbangan GA-027 berangkat 09.25 tujuan Batam (delay) dan penerbangan Lion Air tujuan Pekanbaru dialihkan ke Batam.

Sementara itu penerbangan untuk rute sibolga hingga kini masih ditutup karena gangguan kabut asap. Akibat penutupan rute ke sibolga tersebut, puluhan penumpang terlantar di Bandara Kualanamu. Bahkan para penumpang pesawat ini sempat memprotes pihak maskapai karena tidak ada kepastian pemberangkatan para penumpang.

Menurut salah seorang penumpang Wings Air tujuan Sibolga yang terlantar di Bandara Kualanamu, Jhoni Halawa, hingga kini dirinya belum mendapat kepastian kapan akan diberangkatkan dari Bandara Kualanamu ke Sibolga.

“Cuaca masih berkabut tebal dengan jarak pandang maksimal 800 meter,” timpal Manager Service Area Bandara Kualanamu Djamal Amri, Jumat (19/9).

  • 0 komentar
  • Baca 1278 kali