cache/resized/568a86d8d8e289493dd92041cc167676.jpg
Doha(MedanPunya) FIFA secara resmi meluncurkan logo Piala Dunia 2022. Logo Piala Dunia yang akan ...
cache/resized/e7d56ad1eb9b6dc4f18b672b05a683f0.jpg
Bangkok(MedanPunya) Kerajaan Thailand dilaporkan merilis foto selir Raja Maha Vajiralongkorn dalam ...
cache/resized/f695b99f0277758dfe81e7b4284ae74e.jpg
Naples(MedanPunya) Dries Mertens tak menahan diri ketika ditanya soal keputusan Maurizio Sarri ...

Humbahas(MedanPunya) KPU melakukan penghitungan suara ulang di 160 tempat pemungutan suara (TPS) di Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara (Sumut). Penghitungan suara ulang dilakukan untuk menjalankan perintah Mahkamah Konstitusi (MK).

PSU berlangsung di Gedung Serbaguna Rindang, Kecamatan Dolok Sanggul, Humbang Hasundutan, Sumut, Senin (19/8). Para petugas terlihat membentangkan kembali kertas plano dan menghitung surat-surat suara yang ada, dengan kawalan sejumlah polisi.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, Herdensi Adnin mengatakan proses PSU hasil Pemilu Legislatif 2019 ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas putusan Perkara Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU) di MK. Dalam putusannya, MK meminta 160 TPS di Humbang Hasundutan melakukan penghitungan suara ulang.

"Saat ini proses penghitungan sedang berjalan. Setelah selesai tingkat TPS hari ini, besok kita akan melakukan rekapitulasi tingkat kecamatan dan dilanjutkan untuk tingkat kabupaten," kata Herdensi.

Dalam sidangnya pada 9 Agustus 2019 lalu, MK memerintahkan dilakukan penghitungan suara ulang Pemilu Legislatif DPRD Sumut di Daerah Pemilihan (Dapil) 9 Sumut. Hal ini merupakan putusan atas gugatan yang diajukan Partai Gerindra yang mengklaim kehilangan 2.098 suara di pileg DPRD Sumut Dapil 9.

Sesuai ketetapan KPU, Gerindra memperoleh 7.911 suara. Padahal partai itu mengklaim mendapat 10.009 suara. Pengurangan suara juga terjadi pada caleg DPRD Sumut Robert Lumban Tobing sebanyak 2.135 suara.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 72 kali