cache/resized/568a86d8d8e289493dd92041cc167676.jpg
Doha(MedanPunya) FIFA secara resmi meluncurkan logo Piala Dunia 2022. Logo Piala Dunia yang akan ...
cache/resized/e7d56ad1eb9b6dc4f18b672b05a683f0.jpg
Bangkok(MedanPunya) Kerajaan Thailand dilaporkan merilis foto selir Raja Maha Vajiralongkorn dalam ...
cache/resized/f695b99f0277758dfe81e7b4284ae74e.jpg
Naples(MedanPunya) Dries Mertens tak menahan diri ketika ditanya soal keputusan Maurizio Sarri ...

Tanjungbalai(MedanPunya) Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Asahan dan Badan Sar Nasional (Basarnas) Tanjungbalai Asahan terus melakukan pencarian terhadap Harianto Aruan (19) warga yang berdomisili di Dusun I, Desa Tomuan Holbung, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Selasa (10/9).

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Asahan, Khaidir Sinaga menjelaskan korban dinyatakan hilang setelah tak kunjung pulang.

Padahal pada Minggu (8/9) pagi sekitar pukul 09.00 WIB Ranto permisi untuk pergi memancing.

"Korban permisi sama keluarga, pergi memancing ikan di sungai Aek Silau titik lokasi di Dusun II Desa Tomuan Holbung. Tapi sampai pukul 19.00 WIB korban tidak kunjung pulang," kata Khaidir, Selasa (10/9).

Selanjutnya keluarga bersama masyarakat berinisiatif melakukan pencarian hingga ke wilayah korban.

Tetapi hanya menemukan barang-barang milik korban berupa satu buah tas, satu unit telepon seluler, saru buah joran serta ikan hasil pancingan yang berada di pinggir sungai.

"Sepeda motor milik korban juga ada di lokasi. Sehingga diduga korban terjatuh dan hanyut di aliran sungai Aek Silau," ucapnya.

Keluarga lalu melaporkan peristiwa itu ke kantor Desa Tomuan Holbung dan polsek setempat.

"Kami melakukan pencarian pada Senin (9/9) pagi hingga pukul 18.00 WIB korban belum juga ditemukan. Jadi hari ini, tim BPBD bersama Basarnas kembali melakukan pencarian," ungkapnya.

Dijelaskan Khaidir, proses pencarian akan berlangsung selama tiga hari. Kondisi lokasi medan membuat petugas BPBD Asahan dan Basarnas Tanjungbalai Asahan mengalami kesulitan ketika melakukan pencarian.

"Lokasi pencarian kondisi medannya curam, terjal, menurun hingga kedalaman 200 meter untuk mencapai bibir sungai. Selain itu banyak semak belukar dan bebatuan di sekitar sungai lokasi pencarian," pungkasnya.***trb/mpc/bs





  • 0 komentar
  • Baca 28 kali