cache/resized/e7c744cd89e31cec761eab760e829fec.jpg
Medan(MedanPunya) Gubernur Edy Rahmayadi menegaskan keharusan Apatur Sipil Negara (ASN) Sumatera ...
cache/resized/6039b8c3883e38106b1a3814f7533f80.jpg
Jakarta(MedanPunya)  KPK mengamankan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dalam operasi tangkap tangan ...
cache/resized/f86de64f77ac713dca1ea98db290abda.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ikut buka suara terkait banyaknya ...

Stabat(MedanPunya) Warga Dusun Titi Panjang, Desa Securai Utara, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara dihebohkan penemuan mayat perempuan tua di kebun sawit milik warga.

Informasi yang dihimpun, jasad korban pertama kali ditemukan pemilik kebun, Mardianto saat mengecek kebun sawitnya, Minggu (29/9) kemarin.

Saat itu, dia mencium bau tidak sedap dari pinggir kebun. Dia pun berinisiatif untuk mencari sumber bau.

Dia terkejut, mayat yang ditemukannya dalam keadaan membusuk dan tinggal tulang beluang terletak di alur parit kebunnya.

Di lokasi itu, Mardianto melihat ada celana tidur panjang berwarna merah bermotif bintang dan tulang belulang yang berserakan.

Sebagian tulang jari tangan, tulang pinggul, serta rambut dan kulit kepala korban berserakan di sekitar lokasi yang berjarak lebih kurang 3 meter.

Diduga kuat, tulang dan bagian tubuh mayat yang berserakan itu akibat dimakan binatang.

Dia pun memberitahukan penemuan tersebut kepada warga sekitar. Yang tidak lama berselang, ratusan warga memenuhi lokasi penemuan.

Masyarakat yang penasaran, berdatangan ke lokasi memastikan temuan tulang manusia tersebut.

Akhirnya, ada seorang warga Dusun Titi Panjang, Desa Securai Selatan, Kecamatan Babalan, Langkat, Ahmad Kamarudin Sitanggang (38) anak kandung korban, mengaku bahwa mayat tersebut adalah ibunya.

Dia mengenali jenazah dari celana berwarna merah yang menempel pada tulang belulang ibunya.

Dari keterangannya, diketahui korban bernama M Resi Br Marpaung (73) yang beralamat di Dusun 8, Gang Bakti, Desa Air Hitam, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat.

Dari pengakuan anak kandungnya, korban diketahui sudah seminggu meninggalkan rumahnya.

Di samping itu, di usia senjanya, korban memiliki kebiasan mencari pelepah daun kelapa sawit untuk membuat lidi.

Anak kandung korban sudah berupaya untuk mencari korban dan membuat pengumuman di media sosial, hilangnya korban.

Kapolsek Babalan Iptu Dahnial Saragih saat dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat tersebut.

“Anaknya sudah menyebarkan informasi terkait hilangnya korban di media sosial," kata Dahnial, Senin (30/9).

"Menurut keterangan anaknya, nenek itu juga sudah pikun,” sambungnya.

Atas kejadian yang sempat membuat geger tersebut, pihak keluarga korban tidak ada merasa keberatan dan tidak ada mencurigai adanya kekerasan maupun kejahatan terhadap diri korban.

Alasannya, saat pergi meninggalkan rumah, korban tidak ada menggunakan perhiasan berupa emas pada saat bepergian. Korban juga tidak sedang bermusuhan dengan orang lain.***trb/mpc/bs



  • 0 komentar
  • Baca 59 kali