cache/resized/2b2c034cf620b2a0f357c14287c0a073.jpg
Washington(MedanPunya) Otoritas Amerika Serikat (AS) resmi mendakwa Presiden Venezuela, Nicolas ...
cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...
cache/resized/e8817f3e820125f5141ada3a1cb021dd.jpg
Teheran(MedanPunya) Seorang anggota parlemen Iran menawarkan uang sebesar US$ 3 juta (Rp 40,3 ...

Medan(MedanPunya) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menegaskan komitmennya untuk memberantas tambang emas ilegal di Mandailing Natal (Madina). Tindakan tegas diminta Edy segera dilakukan.

"Tambang emas itu kan ilegal. Dalam prosesnya, penyebab anak-anak bayi kita (cacat). Ini sedang dalam pemeriksaan, dalam pengecekan. Tapi apa pun alasannya, tambang emas itu adalah ilegal," kata Gubernur Edy usai ziarah di Taman Makam Pahlawan Medan, Senin (25/11).

Edy meminta kepolisian segera melakukan tindakan. Menurutnya tak perlu lagi koordinasi karena pelanggaran tambang emas ilegal sudah nyata.

"Tidak usah dikoordinasikan, sudah pasti dia melanggar harus harus ditindak, persoalan nanti dia apakah terkandung akibat merkuri, nanti kita pelajari," sambung Edy.

Penambangan emas ilegal di Kabupaten Mandailing Natal dilakukan perorangan maupun perusahaan dengan menggunakan alat berat. Operasionalnya di sekitar aliran Sungai Batang Natal di kawasan Panyabungan hingga Natal.

Limbah merkuri dari penambangan ini yang mengalir langsung ke sungai dan akhirnya bersentuhan dengan masyarakat. Ada juga sebagian ibu dari bayi yang lahir dengan cacat bawaan itu, sebelumnya bekerja di pertambangan emas ilegal tersebut.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 116 kali