cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Medan(MedanPunya) ayi kembar asal Dusun Sei Kelapa II, Desa Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, saat ini dalam kondisi stabil.

"Bayi kembar masih dirawat pada  ruang khusus intensif bayi baru lahir NICU. Tapi memang masih dalam tahap pemeriksaan dokter," kata Kasubbag Humas RSUP Haji Adam Malik Medan, Rosario Dorothy, Rabu (18/12).

Dijelaskan Rosa pemeriksaan yang akan dilakukan terhadap bayi masih  banyak. Dia belum bisa dioperasi dan sudah diputuskan dokter tidak ada indikasi emergency operation atau tidak perlu dilakukan secepatnya.

"Jadi sudah diputuskan bayi ini akan dioperasi ketika sudah menginjak usia 9 bulan. Tapi itu tergantung kondisi bayi. Bisa lebih cepat bisa juga lebih lama," jelas Rosa.

Sementara itu, ayah bayi kembar Supono mengatakan kondisi bayi kembarnya terus membaik. Memang kemarin sempat drop. Tapi wajar namanya anak-anak.

"Kondisi bayi Alhamdulillah sehat dan sudah membaik. Istri juga Alhamdulillah sudah membaik dan sudah bisa jalan tanpa memakai bantuan," kata Supono.

Dijelaskan Supono kemungkinan pada Jumat (20/12) istri ganti perban lagi. Kalau soal perutnya nyeri
sudah enggak, tapi luka pascaoperasi masih belum kering.

"Saya berdoa terus agar bayi kembar saya ini terus membaik kondisinya," tutur Supono.***trb/mpc/bs



  • 0 komentar
  • Baca 134 kali