cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Balige(MedanPunya.Com) Belasan perenang yang mengikuti lomba renang 1 kilometer Festival Danau Toba (FDT) 2014, Sabtu (20/9), tidak berhasil menyelesaikan lintasan karena kelelahan.

Para perenang yang memutuskan berhenti di tengah jalan ini langsung diangkat ke atas perahu karet oleh tim penyelamat yang mengikuti peserta lomba sejak dari titik awal di Dermaga Balige.

Peserta nomor 31 asal Toba Samosir, Raharjo, angkat tangan setelah melewati setengah lintasan karena kaki kanannya kram.

"Kaki kanan saya kram. Jadi tadi saya diangkut tim rescue," kata siswa SMA 1 Laguboti saat dijumpai di mobil ambulans.

Ia mengaku agak kecewa karena tidak dapat menyelesaikan lomba. Awalnya ia merasa mampu bersaing dalam lomba ini karena sudah biasa berenang di Danau Toba.

Lomba ini akhirnya dimenangkan Phoenix oleh pelajar asing dari New Zealand.

Pria 15 tahun ini mengaku cukup kesulitan saat berbelok di tiga pelampung yang menjadi penanda lintasan. Menurutnya, renang akan lebih mudah jika dilakukan pada lintasan lurus.***trb/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1284 kali