cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Pematangsiantar(MedanPunya.Com) Ketua Bidang Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pematangsiantar Hasan Basri Siregar, mengomel soal kutipan parkir yang dilakukan pihak Hotel Horison saat acara Sosialisasi Program JKN yang diadakan oleh BPJS Kesehatan, Selasa (23/9).

"Kayakmananya orang ini. Masak bayar. Masak gak ditanggung sama BPJS," keluh Hasan.

Hasan mengaku dikutip Rp 2.000 untuk parkir sepeda motornya. "Bukan soal Rp 2.000-nya, ini kan acara BPJS. Masak bayar," ujarnya.

Keluhan itu pun dipertanyakan Hasan kepada Kepala BPJS Kesehatan Pematangsiantar Rasinta Ria Ginting saat sesi tanya jawab. "Ini kan swasta. Tidak masuk ke kas PAD. Kalau tadi di Jalan Sutomo atau Merdeka okelah. Saya bayar. Ini kan enggak. Ini mana masuk PAD ini," kata Hasan.

"Untuk tarif parkir akan kita koordinasikan ke pihak hotelnya," ujar Rasinta, menjawab pertanyaan Hasan, dengan sungkan.

Selain mengeluhkan kutipan parkir, Hasan juga mengeluhkan tiadanya lift hotel dari lantai bawah parkir. "Masak hotel kayak gini gak ada liftnya ah," ujarnya.

Adapun Hotel Horison Pematangsiantar baru diresmikan pada tanggal 7 Maret 2014 lalu. Hotel ini berada di Jalan Rakutta Sembiring, tepat di persimpangan Jalan Medan.

Acara sosialisasi Program JKN oleh BPJS Kesehatan hari ini melibatkan tokoh-tokoh agama dan tokoh masyarakat. Di acara ini, diketahui masih banyak tokoh yang belum terdaftar dalam program JKN BPJS Kesehatan.***trb/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1323 kali