cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...
cache/resized/2b2c034cf620b2a0f357c14287c0a073.jpg
Washington(MedanPunya) Otoritas Amerika Serikat (AS) resmi mendakwa Presiden Venezuela, Nicolas ...
cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...

Washington(MedanPunya.Com) Amerika Serikat dan Kuba sepakat untuk mengembalikan hubungan diplomatik yang telah terputus selama lebih dari 50 tahun. Presiden Barack Obama menyerukan diakhirinya embargo ekonomi kepada musuh semasa perang dingin itu.

Setelah menjalani 18 bulan pembicaraan rahasia, pada Selasa (16/12) Presiden Obama dan Presiden Kuba Raul Castro sepakat untuk melalukan pertukaran tahanan. Selain itu, kedua presiden juga sepakat membuka kedutaan besar di masing-masing negara dan pelonggaran terhadap beberapa pembatasan perdagangan.

Kedua pemimpin negara itu mengumumkan kesepakatan damai dalam pidato yang disiarkan televisi. Vatikan dan Kanada disebut sebagai negara yang menjadi fasilitator kesepakatan.

Melalui percakapan telepon, Presiden Obama sepakat mengakhiri embargo ekonomi. Obama mengatakan, dia tengah mengakhiri apa yang disebutnya sebagai kebijakan yang kaku dan ketinggalan zaman dengan mengisolasi Kuba.

Perubahan kebijakan yang diputuskan antara lain pembukaan perdagangan ke beberapa daerah, mengizinkan penggunaan kartu kredit dan kartu debit AS, meningkatkan jumlah uang yang dapat dikirim ke Kuba dan memungkinkan ekspor perangkat telekomunikasi dan jasa.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 999 kali